Wednesday, 17 October 2018

Lewat Lomba Foto Sosialisasikan Asian Para Games 2018

Sabtu, 23 Desember 2017 — 19:57 WIB
Sandi Hadiri Pameran Foto Atlet Difabel di Kota Tua (yulian)

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno membuka Asian Para Games 2018 Photo Challenge yang berisi lomba foto, workshop, dan pameran fotografi di Museum Seni Rupa dan Keramik, kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (23/12/2017).

Sandi mengatakan, kegiatan ini akan membantu DKI Jakarta sebagai kota ramah difabel sekaligus menyemarakkan demam Asian Para Games 2018.

“Saya menyatakan kita harus lebih berpihak kepada teman-teman difabel. Kita harus nyatakan bahwa kita ingin terlibat dan hadir dalam ajang Asian Paralympic Games yang akan berlangsung 2018. Dan ini harus kita gaungkan, kita tuan rumah. Jadi kita gak boleh main-main. Kita harus pastikan betul-betul bahwa muka Indonesia, khusunya Jakarta sebagai penyelenggara harus menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Sandi, membuka sambutannya.

Asian Para Games 2018 rencananya berlangsung di Jakarta pada 6 sampai 13 Oktober 2018. Ada 4.000 atlet difabel yang rencananya berkompetisi dalam 18 cabang olahraga.

Menurutnya, kehadiran ribuan atlet dari 43 negara se-Asia ini berdampak pada kesadaran peningkatan akses masyarakat difabel baik motivasi maupun mobilitasnya.

“Ini merupakan suatu event yang luar biasa dampaknya agar kita bisa meningkatkan akses kepada teman-teman difabel. Bukan hanya dari segi olahraganya tapi juga akses untuk motivasinya dan mobility-nya juga,” ujarnya.

Mantan Ketua HIPMI ini berharap, kegiatan Asian Para Games 2018 Photo Challenge akan membantu masyarakat memahami ajang Asian Para Games 2018. Apalagi Asian Para Games akan diselenggarakan setelah perhelatan Asian Games pada Agustus 2018.

“Nah ini lomba foto ini inspiratif sekali. Sesuai dengan tema yang diusung yaitu inspiring spirit and energy dari Asian Para Games, bahwa lomba foto ini adalah karya-karya terbaik,” tuntasnya.

Wakil Ketua Umum Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC), Sylviana Murni, mengatakan, lomba foto, pameran dan workshop fotografi tentang Asian Para Games 2018 sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi yang terus digenjot oleh INAPGOC. Tujuannya agar masyarakat semakin banyak mengenal Asian Para Games 2018 dan mendukung perjuangan para atlet difabel penyandang disabilitas Indonesia yang akan berkompetisi, dan Jakarta sebagai tuan rumahnya.

“Kenapa penting sekali kita melakukan roadshow, edukasi dan sosialisasi INAPGOC ini? Bayangkan Indonesia, Jakarta menjadi host satu-satunya. Kalau Asian Games hostnya ada dua, Jakarta dan Palembang. Tapi khusus untuk Indonesia Asian Para Games 2018 hanya Jakarta sebagai tuan rumahnya. 43 negara akan datang kemari, atletnya ada 3.000, 1.000 diantaranya menggunakan kursi roda, dan 18 cabang olahraga akan dipertandingkan di Jakarta. Ini menurut saya luar biasa,” ujarnya.

Asian Para Games 2018 ini sendiri merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan. Sebelumnya diadakan di Guangzhou, China, dan Incheon, Korea Selatan. “Dan yang luar biasanya lagi adalah Indonesia pun pernah menjadi juara umum Asean, juara umum baru kemarin di Kuala Lumpur untuk Asean Paralympic Games,” tuntas Sylvi. (julian)