Sunday, 18 November 2018

Tanggapan Imigrasi Soal Ustad Abdul Somad Ditolak Masuk Hongkong

Senin, 25 Desember 2017 — 19:50 WIB
Fanpage Facebook Ustad Abdul Somad

Fanpage Facebook Ustad Abdul Somad

JAKARTA (Pos Kota) –  Ditjen Imigrasi,  Kementerian Hukum dan HAM, memahami mengapa sampai kini Pemerintah Hongkong tidak memberikan alasan terkait penolakan masuk Ustad Abdul Somad ke Hongkong.

Sebab penolakan masuk warga negara asing ke suatu negara itu adalah hak mutlak  (absolut)  dari negara yang bersangkutan (yang dituju).

“Ini seperti rumah kita,  kita berhak untuk menolak warga negara asing yang tidak dikehendaki tanpa orang tersebut tahu alasannya, ” kata Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Agung Sampurno, saat dikonfirmasi,  di Jakarta,  Senin (25/12) malam.

Agung mencontohkan Ditjen Imigrasi yang menolak masuk 1. 822 orang warga asing sepanjang tahun 2017 dari berbagai tempat pintu masuk keimigrasian.  “Sudah hal jamak,  petugas Imgrasi nolak warga asing,  karena sikapnya yang tidak patut dan sejenisnya, ” ungkapnya tentang sikap tegas petugas imigrasi di lapangan.

PROTES

Namun demikian,  Agung mengingatkan jika ada warga negara Indonesia ditolak masuk suatu negara, maka warga bersangkutan bisa minta bantuan kantor kedutaan Indonesia di negara yang bersangkutan.

“Atau melayangkan protes ke kantor kedutaan negara yang bersangkutan melalui Kementerian Luar Negeri,” sarannya.

Penolakan warga Indonesia dalam dua bulan terakhir adalah untuk kedua kali,  setelah yang pertama Jenderal TNI Gator Nurmantyo. Padahal,  dia diundang resmi oleh angkatan bersenjata Amerika Serikat.  Itu pun sampai kini tidak ada penjelasan dari Pemerintah AS.  (ahi/win)