Wednesday, 21 November 2018

Ustad Abdul Somad `Dideportasi`, KJRI Minta Klarifikasi Imigrasi Hong Kong

Senin, 25 Desember 2017 — 14:13 WIB
Fanpage Facebook Ustad Abdul Somad

Fanpage Facebook Ustad Abdul Somad

JAKARTA (Pos Kota) – Terkait kasus penolakan Ustad Abdul Somad oleh sejumlah orang di Bandara Hong Kong, pihak Konsulat Jenderal RI di Hong Kong telah melakukan klarifikasi dan memintakan keterangan dari otoritas Hong Kong atas penolakan ustad Abdul Somad masuk wilayah negara setempat.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal melalui keterangan tertulis kepada pers, Senin (25/12/2017), menjelaskan setelah mendapatkan informasi ustad Abdul Somad ditolak masuk ke wilayah Hong Kong, maka pihak KJRI segera berkomunikasi dan meminta klarifikasi kepada pihak imigrasi setempat.

Menurut dia, proses interogasi Abdul somad di Bandara Hong Kong berlangsung cepat sekitar satu jam. Sehingga staf KJRI yang dikirim tidak sempat bertemu untuk memberikan pendampingan kekonsuleran kepada ustad Abdul Somad, penceramah asal Riau itu.

Iqbal mengatakan bahwa sesuai hukum internasional pihak otoritas Hong Kong memang tidak ada kewajiban memberikan penjelasan mengenai alasan penolakan masuk Abdul Somad ke wilayahnya.

“Walaupun keputusan mengizinkan atau menolak seseorang adalah keputusan berdaulat suatu negera, Perwakilan RI akan berusaha memberikan perlindungan yang sama kepada semua warga negara sejauh situasinya memungkinkan,” kata Iqbal.

Ustaz Abdul Somad berangkat ke Hong Kong untuk memenuhi undangan memberikan ceramah kepada para TKI yang bekerja di Hong Kong, Namun sesampainya di Bandara Hong Kong pada Sabtu, ustad kondang lulusan Mesir dan Maroko itu ditolak masuk oleh otoritas Hong Kong dan hari itu juga `dideportasi` atau dipulangkan ke Indonesia.
Ustad Abdul Somad yang memiliki banyak jemaah, langsung membuat kalrifikasi atas hal apa yang dialaminya. Hal ini tertuang dalam akun fanpage facebook Ustad Abdul Somad, Minggu (24/12/2017).

(syamsir)