Thursday, 20 September 2018

Sambut Asian Para Games 2018, Sandi Ingin Warga Jakarta Demam

Kamis, 28 Desember 2017 — 16:02 WIB
para games

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta berharap semua warga Jakarta terjangkit demam Asian Para Games 2018 yang digelar di ibukota pada 6 Oktober hingga 13 Oktober 2018 mendatang. Asian Para Games merupakan rangkaian dari gelaran Asian Games yang digelar pada Agustus 2018.

Sandi berharap seluruh SKPD dan pemerintahan tingkat Kota, Kecamatan Kelurahan hingga RT/RW dapat mensosialisasikan event olahraga bagi kaum difabel terbesar se Asia itu.

“Saya ingin RT RW demam Para Games. Saya ingin beri arahan SKPD merespon dan meneruskan sosialisasi untuk gaungkan Asian Para Games,” katanya saat sosialisasi Asian Para Games oleh Indoensia Asian Para Games Organizing Commit (Inapgoc) di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (28/12/2017).

sandi

Inapgoc sebagai penyelenggara Asian Para Games 2018 mengundang 44 perwakilan kecamatan  dan 267 kelurahan di Jakarta untuk mensosialisasikan gelaran olahraga tersebut.

Sandi menyatakan akan membantu pelaksanaan Asian Para Games dengan memastikan venue pertandingan yang juga meliputi akses serta fasilitas yang ramah terhadap penyandang difabel. Sandi pun berharap hari ini dimulai hitung mundur untuk persiapkan segala sesuatunya.

“Persiapkan maksimal dan DKI menjadi  bagian sentral Para Games ke depan. Kita akan bantu Inapgoc untuk mencapai persiapan baik venue da fasilitas lain. Kita siapkan semua baik venue  toilet kursi penonton akses venue harus ramah difabel,” pinta Sandi.

Sementara itu, Ketua Umum Inapgoc, Raja Dapat Oktohari mengatakan penyelenggaraan Asian Para Games dapat menjadi langkah pemerintah Indoensia khusunya Jakarta untuk menjadi tempat yang lebih ramah bagi kaum disabilitas. Menurut Okto, Indoensia harus berbenah untuk dapat menjadi lebih ramah bagi difabel.

“Ini menjadi tantangan besar. Baru kita sadar ternyata indoensia bekum ramah difabel. Meudah-mudahan setelah kegiatan ini, gong besar, gerbang pembuka Indonesia bisa ramah difabel dimulai dari Jakarta,” ujar Okto.

Lebih lanjut, Okto juga berharap partisipasi dari masyarakat Jakarta untuk dapat memeriahkan penyelenggaraan Para Games. Dari pemerintah, Okto menegaskan telah membuat matriks kebutuhan dan kerjasama agar Pemda DKI dapat mendukung dengan berbagai fasilitas dan jenis kebutuhan yang diperlukan selama penyelenggaraan.

“Kami berharap dukungan dari pejabat DKI sebagai tuan rumah. Kami sudah susun matriks kebutuhan dan kerjasama. Di situ sampaikan poin-poin yang diharapkan mendapat dukungan DKI. Sehingga yang terlibat baik atlet, official dan pelatih yang terlibat terlayani dengan baik,” imbuhnya.

Dalam ajang itu diperkirakan 3.000 lebih atlet akan datang ke Jakarta dengan 1000 official yang berasal dari 43 negara. Penyelenggaraan dipusatkan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. (ikbal/win)