Sunday, 23 September 2018

Sandi: Beri Sanksi Tegas PNS yang Bolos, Keterlaluan Mereka

Selasa, 2 Januari 2018 — 17:15 WIB
Wagub Sandi saat menghadiri syukuran di kantor BPRD DKI Jakarta. (joko)

Wagub Sandi saat menghadiri syukuran di kantor BPRD DKI Jakarta. (joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada para PNS yang bolos kerja pada hari Selasa ini.

Sebab, sebelumnya dia sudah mengingatkan agar semuanya masuk kerja karena tanggal 2 Januari 2018 bukan merupakan hari cuti bersama.

“Informasinya ada ribuan PNS yang tidak masuk hari ini. Saya minta BKD untuk memberikan sanksi tegas,” ujar Sandi di kantor BPRD DKI, Jl Abdul Muis, Tanah Abang, Jakpus, Selasa (2/1)‎. “Keterlaluan kalau mereka masih berusaha memperpanjang liburan tahun baru dengan cara membolos,” tandasnya.

Menurutnya para PNS DKI sudah tahu bahwa hari Selasa ini mereka wajib masuk kerja. “Pada hari ini, saya dan Pak Anies sudah menggelar rapat pimpinan (Rapim), itu menunjukkan bahwa kami sudah bekerja serius. Tapi kok masih banyak PNS yang bolos,” ujar Sandi.

Kepala Bidang Pengendalian Pegawai BKD DKI Jakarta Kamarukmi Sulistyowati menyatakan berdasarkan input dari mesin absen elektronik, sebanyak 6.055 pegawai tidak terdata masuk kerja.

“Tapi kemungkinan realitanya tak sebanyak itu yang mangkir. Sebab hingga siang ini masih ada 398 jaringan absensi yang belum bisa diinput karena adanya gangguan listrik,” ujarnya.

Namun, dipastikan yang mangkir jumlahnya mencapai ribuan pegawai. “Jumlah karyawan seluruhnya tercatat 69.695 orang. Beberapa di antaranya ada yang cuti, izin sakit, maupun di luar shift kerja,” kata Sulityowati.

Bagi pegawai yang mangkir dikenakan sanksi ringan sampai sedang. “Jika mangkir selama lima hari dalam setahun dikenakan potongan TKD selama satu bulan penuh. Jika mangkir selama 46 hari setahun diancam pemberhentian dari status PP,” paparnya. (joko/win)