Wednesday, 14 November 2018

Tawuran Pelajar di Bogor, 1 Tewas 5 Luka-luka

Selasa, 2 Januari 2018 — 18:45 WIB
Kapolsek Citeureup, Kompol Tri Suhartanto

Kapolsek Citeureup, Kompol Tri Suhartanto

BOGOR (Pos Kota) – Masuk sekolah hari pertama usai libur panjang, Bogor sudah diwarnai tawuran Selasa (2/1/2018).

Bahkan akibat tawuran ini, satu siswa SMK Citeureup, Kabupaten Bogor meninggal dunia akibat terkena sabetan senjata tajam.

Kapolsek Citeureup, Kompol Tri Suhartanto mengatakan Yudi Saputra 18 pelajar SMK PGRI 2 Kota Bogor tewas dengan luka sobek pada bagian leher akibat kena senjata tajam.

“Korban yang meninggal dunia dilarikan ke RSUD Cibinong Kabupaten Bogor. Jasadnya lalu dibawa ke RS Polri Kramat Jati, guna dilakukan otopsi,”kata Kompol Tri.

Saat ini polisi masih mengawasi lima pelajar yang menderita luka ringan dan sedang. Mereka adalah, GS 16, MD 17, AL 17, W 16, dan R 17 dan kini dirawat di Klinik Insani Citeureup dan RSUD Cibinong.

“Mereka merupakan pelajar SMK Karya Nugraha Kota Bogor dan SMK PGRI 2 Kota Bogor,”paparnya.

Menurut Kapolsek, tawuran tersebut berlangsung sangat cepat di Jalan Mayor Oking Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor.

Awalnya pelajar SMK sedang menunggu angkutan umum. Lalu tiba-tiba ada sekelompok pelajar yang menyerang ke arah pelajar yang sedang menunggu angkutan umum tersebut.

Tiba-tiba terdengar teriakan “SKY MEBOET”. Dan tak pelak lagi di antara mereka terjadi tawuran dan seorang tewas dan lima luka.

“Saat ini Polsek Citeureup dan Sat Reskrim Polres Bogor mencari pelaku tawuran tersebut,”ujarnya.

Salah satu pelajar yang diduga sebagai pelaku saat ini diamankan dan mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. Pelaku tawuran terancam dijerat dengan pasal 170 KUHP. Polsek Citeureup Polres Bogor mengamankan dua celurit. (yopi)