Wednesday, 25 April 2018

Duet Jokowi-Prabowo, Menarik dan Luar Biasa

Rabu, 3 Januari 2018 — 22:44 WIB
Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi. (dok)

Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi. (dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Saiful Mujani Research & Cunsulting (SMRC) membuat survei menggabungkan Joko Widodo-Prabowo Subianto disandingka dalam Pilpres 2019. Hasilnya 67 % responden setuju dua nama yang diperkirakan akan bertarung ini disatukan.

“Di masyarakat ada semacam keinginan untuk menggabungkan Jokowi-Prabowo dalam satu paket. Pertanyaannya: apakah setuju Jokowi-Prabowo bersatu dalam satu pasangan. Ternyata hasilnya 67% setuju, dan hanya 28% tidak setuju,” ungkap Djayadi Hanan, direktur eksekutif SRMC.

Ketika pertanyaan itu dilanjutkan, dari 67% yang setuju tersebut, itu sebagian besar menginginkan Jokowi tetap presiden dan Prabowo sebagai wakil presiden.

Politisi PDI Pernuangan Maruarar Sirait mengatakan duet Jokowi-Prabowo adalah paket yang belum pernah terpikirkan tetapu sangat menarik bahkan bisa dibilang luar biasa. Karena duet ini memang tidak biasa tetapi rasional.

“Ini (duet) yang efektif dan stabil, pilihan yang masuk akal dan rasional,” kata Maruarar. Menurut dia, jika duet dua tokoh besar ini bisa diwujudkan, hampir dapat dipastikan akan membuat suasana menjadi jauh lebih kondusif di masyarakat.

“Dua orang yang bertarung (pada 2014) akhirnya bisa bersatu (di 2019). Ini pesan yang kondusif,” katanya. Tahun politik bersamaan dengan pemilihan legislatif yang dikhawatirkan akan menaikkan suhu tanah air, diyakini juga akan tetap kondusif.

Meski begitu, lanjut Maruarar, untuk mewujudkan ini bukan perkara mudah. “Karena masing-masing sudah memiliki basis pendukung yang die hard (sangat loyal), tapi bukannya tidak mungkin dalam politik,” tambah Maruarar.(us)