Saturday, 20 January 2018

Plt Dirjen Pas: Tindak Tegas Provokator Kerusuhan Lapas Aceh

Jumat, 5 Januari 2018 — 20:30 WIB
Ilustrasi. (reuters)

Ilustrasi. (reuters)

JAKARTA (Pos Kota) – Pelaksana Tugas (Plt)  Dirjen Pemasyarakatan (Pas) Mardjoeki minta provokator kasus pembakaran dan pengrusakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banda Aceh dikenakan tindakan tegas.

“Saya juga minta Lapas untuk terus berkoordinasi dengan Kepolisian guna membantu pengamanan,” kata Mardjoeki di sela kunjungannya di Lapas Banda Aceh,, Kamis (4/1) malam.

Dalam rilis Ditjen Pas, ia meninjau beberapa ruangan yang hangus terbakar, melihat kondisi dalam Lapas, dan menginspeksi ke blok tahanan Lapas Banda Aceh.

Informasi terakhir, 32 orang narapidana atau biasa disebut Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP ), di antaranya tujuh provokator termasuk satu dari tiga WBP yang akan dipindahkan ke Lapas Kelas I Tanjung Gusta sudah diamankan pihak kepolisian.

Sehari berselang, Jumat (5/1) Plt. Dirjen PAS didampingi oleh Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kakanwil Kemenkumham Aceh menemui Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh, Brigjen Bambang Soetjahyo.

Tidak Boleh Kalah

Mardjoeki berjanji akan menindak tegas terhadap WBP yang dikeluarkan secara illegal, termasuk memproses hukum terhadap petugas yang terlibat.

“Narapidana dan petugas yang terlibat akan diproses hukum, ditempatkan di Polda dan Polres, tidak di Lapas. Setelah putus proses persidangan akan dipindahkan ke Lapas luar wilayah Aceh,” tegasnya.

Kasus pengrusakan fasilitas di Lapas Banda Aceh bermula dari penolakan tiga orang narapidana yang akan dipindahkan. Narapidana Gunawan menolak dipindah dan memprovokasi narapidana lain yang mendukungnya karena Gunawan dianggap sesepuh yang kerap bagi-bagi uang kepada narapidana dan petugas lapas.

Para narapidana melempari petugas lapas dan pihak kepolisian dengan batu dan pecahan kaca. Bahkan, situasi sempat memanas saat narapidana membakar satu unit mobil Brimob yang dibawa Saefullah Khan ke lapangan.

Pada saat penggeledahan, ditemukan pula ganja kering, biji ganja, pohon ganja, shabu, handphone, timbangan digital, dan baju petugas atas nama Saefullah Khan di kamar narapidana yang seharusnya dipakai oleh petugas tersebut.

Saat ini telah diamankan 17 narapidana yang terlibat kerusuhan, 15 narapidana yang menyimpan barang terlarang, serta seorang petugas Saefullah Khan yang membawa masuk mobil Brimob sehingga terbakar. Adapun pengendali narkoba di lapas, yakni seorang petugas atas nama Muhamad Nur masih DPO. (ahi/win)