Saturday, 20 January 2018

Bangun Trotoar Dinilai Asal-asalan, Warga : Anies Bertindak Dong

Sabtu, 6 Januari 2018 — 17:36 WIB
Trotoar ini seolah-olah ada bak kontrolnya padahal menurut warga tidak berfungsi

Trotoar ini seolah-olah ada bak kontrolnya padahal menurut warga tidak berfungsi

JAKARTA (Pos Kota) – Pembangunan troroar di sepanjang Jalan Lodan RW 02 hingga 08, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara dikeluhkan warga karena dianggap asal-asalan. Pasalnya, hampir seluruh penutup bak kontrol di saluran yang menghubungkan tiga RW yakni RW 01,02 dan 08, tersebut tidak ada lubangnya namun tetap dibikinkan plat penutup sehingga terkesan penutup ini berfungsi.

“Kami sangat kecewa dengan pekerjaan Sudin Bina Marga yang membangun troroal di wilayah kami. Sebab hampir seluruh penutup bak kontrol tidak ada lubangnya, karena cor-coran yang dulu hanya ditimpa dan pura-pura dibuat bak kontrol,” kata, Ketua RW 08. Kelurahan Ancol, Kamiludin, Sabtu (6/1).

Untuk itu dirinya meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menindak tegas terhadap anak buahnya yang dianggap bekerja asal-asalan. Sebab dengan tidak adanya lubang ini tentu membuat warga maupun petugas Penangan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membersihkan saluran tersebut sehingga genangan dan banjir akan mengintai warga. ” Pak Gubernur Anies harus segera bertindak,” ujarnya.

Menurut Kamiludin, memang dulu sebelum trotoar ini dibangun bak kontrolnya, berfungsi dengan baik. Namun, setelah adanya pembangunan ini malah ditutup sehingga warga sangat menyulitkan warga melakukan pengontrolan saluran air.

“Memang sebelum ditutup kami sudah menegur rekanan Sudin Bina Marga. Namun, mereka selalu meleparkan kepada perusahaan lain, makanya kami bingung trotoar sepanjang 200 meter banyak banget rekanannya sampah dua hingga tiga perusahaan. Kalau sudah seperti ini kami harus mengadu kemana. Kami rasa Sudin Bina Marga hanya kejar target tanpa mengedepankan kwalitas,”tegasnya.

bakkontrol

Warga sedang melihat bak kontrol yang tidak berfungsi karena hanya ditutup saja. (wandi)

Lurah Ancol, Sumpeno ketika dikonfirmasi mengakui pihaknya mendapat keluhan dari warga terkait pembangunan trotoar yang terkesan asal-asalan. Bahkan pihaknya juga sudah melayangkan surat kepada Sudin Bina Marga supaya secepatnya diambil tindakan.

“Kami sudah laporkan hal ini baik melalui lisan maupun surat, tapi sampai saat ini belum ada tindakan. Makanya kami juga sangat berharap Sudin Bina Marga secepatnya mengambil tindakan,”ujar Sumpeno.

Diungkapkan oleh Lurah, memang pada awalnya bak kontrol yang ada di sepanjang jalan tersebut berfungsi dengan baik. Namun, setelah dibangunnya trotoar seluruhnya tidak berfungsi karena cor-coran yang lama hanya ditutup dan tidak dibuatkan lubang bak kontrol hanya penutupnya saja. (wandi)