Sunday, 15 September 2019

Nelayan di Kepulauan Seribu Dapat Subsidi BBM

Sabtu, 6 Januari 2018 — 23:44 WIB
Kapal nelayan kecil yang akan mendapat subsidi BBM dari pemerintah.

Kapal nelayan kecil yang akan mendapat subsidi BBM dari pemerintah.

JAKARTA (Pos Kota) –Ribuan nelayan di Kepulauan Seribu, mendapat subsidi bahan bakar minyak (BBM) solar. Ini dilakukan untuk meringankan beban hidup nelayan.

Gapu,46, mengaku sangat senang adanya pemberian subsidi BBM solar. Menurutnya, selama ini nelayan Kepulauan Seribu sering mengeluh mahalnya harga BBM solar antara Rp 8.000 .

“Selama ini harga BBM memang cukup tinggi dan sangat memberatkan nelayan. Makanya kami sangat berterima kasih adanya subsini ini, meski begitu kami juga sangat berharap setelah ada subsidi BBM malah jadi langka,”terang Sahlan, Sabtu (6/1).

Diakui oleh nelayan asal Pulau Tidung, memang selama ini nelayan yang ada di Kepulauan Seribu selain mendapatkan harga BBM malah juga agak kesulitan. Makanya untuk mensiasati para nelayan ini terkadang menukar ikan dengan bahan bakar.

Makanya dengan adanya subsidi ini kedepan pasokan minyak tidak akan kesulitan lagi. “Mudah-mudahan kedepan selain mudah mendapatkan BBM juga pendapatan ikan kami semakin banyak lagi,”harap bapak tiga anak tersebut.

Kepala Bagian Ekonomi dan Pembagunan Kepulauan Seribu, Andi Muchdar mengakui memang saat ini pihaknya memberikan subsidi kepada nelayan yang ada di Kepulauan Seribu. Menurutnya hasil data sementara ada sebanyak 2.400 nelayan yang akan mendapat subsidi.

“Untuk sementara subsidi akan kami berikan kepada 400 nelayan, ini seluruhnya sudah terverifikasi. Makanya dalam waktu dekat kami akan melakukan verifikasi ulang tetang jumlah subsidi yang harus diberikan,”terang Andi Muchdar.

Menurutnya, subsidi ini diberikan kepada kapal nelayan dengan kapasitas dibawah 7 gross ton (GT). Bagi nelayan yang mendapat subsidi nantinya akan mendapatkan kartu identitas dimana disitu terscatat mulai daru GT-nya berapa, bobotnya, kemudian berapa jatah perbulan dan nama pemilik kapal.

Sebagai tahap awal ujicoba akhir Januari subsini ini sudah beroperasi, kedepan harga BBM solar harga jual akan disamakan yang didarat Rp 5.150. perliter sama dengan didarat tidak ada perbedaan. (wandi)