Sunday, 22 July 2018

Bangun Kembali Lapas Banda Aceh Pasca-Dirusak Napi Butuh Dana Rp 2,5 Miliar

Senin, 8 Januari 2018 — 22:47 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Sekretaris Ditjen Pemasyarakatan (Pas) Sri Puguh Budi Utami menyatakan untuk membagun kembali Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banda Aceh yang sempat dirusak oleh napi dibutuhkan dana sebesar Rp2,5 miliar.

“Kita butuh Rp2,5 miliar. Kita akan anggarkan untuk pulihlan kondisi fisik Lapas Banda Aceh dan alan dibentuk tim khusus untuk rehab Lapas teraebut, ” katamya usai meninjau lokasi, di Banda Aceh.

Dalam rilis Ditjen Pas, Senin (8/1) disebutkan akibat keributan di Lapas Bansa Aceh, telah terjadi pembakaran dan pengrusakan fasilitas Lapas olehoknum warga binaan yang memprovokasi terjadinya kerusuhan.

Sri menjelaskan saat kejadian, sasaran utama pembakaran adalah ruang dan server data warga binaan dan sarana penting lainnya.

“Saat ini server sudah diperbaiki, menyusul perbaikan dan pembangunan beberapa sarana lainnya, termasuk blok blok hunian yang juga dalam kondisi mengkhawatirkan,” terangnya.

Selain pemulihan fisik bangunan, penambahan beberapa fasilitas lain menjadi prioritas, seperti Matras tidur, HT, Borgol, Senjata Pendek dan bubuk merica sebagai kelengkapan pengamanan.

Adanya dugaan kuat keterlibatan petugas Lapas pada insiden kerusuhan tersebut, menjadi catatan utama rekonstruksi total Lapas Banda Aceh.

“Penegakan integritas petugas pemasyarakatan, harus lebih ditingkatkan. Penguatan kapisitas pegawai secara rutin dan terus menerus, mulai dari pimpinan hingga level terbawah,” tegas Utami. (ahi)