Saturday, 20 October 2018

Korban Pengedar Narkoba

Istri Kapolda Metro: Brigadir Taufik Sudah Membaik

Senin, 8 Januari 2018 — 10:56 WIB
Ketua Bhayangkari Metro Jaya dan Ketua Cabang Bhayangkari Jakarta Barat turut membesuk Brigadir Taufik di Ruang IGD RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Ketua Bhayangkari Metro Jaya dan Ketua Cabang Bhayangkari Jakarta Barat turut membesuk Brigadir Taufik di Ruang IGD RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

JAKARTA (Pos Kota) – Kepedulian terhadap Brigadir Rizal Taufik anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat tidak hanya datang dari Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis dan jajaran Polda Metro Jaya, khususnya Polres Jakarta Barat.

Hari ini, Senin, (8/1/2018), Ketua Bhayangkari Metro Jaya dan Ketua Cabang Bhayangkari Jakarta Barat turut membesuk Brigadir Taufik di Ruang IGD RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Brigadir Taufik menjadi korban kebrutalan pengedar narkoba pasangan suami istri (pasutri) AS alias E dan istrinya SA.

Saat melakukan penggerebekan di Jalan Kampung Janis, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu, (6/1/2018) siang. Korban dipukul dengan balok kayu oleh AS hingga mengalami luka serius di bagian kepala saat menangkap SA. Diduga lantaran operasi tersebut bocor.

Dalam kunjungan kali ini, turut hadir Ibu Fitri Idham Azis, Ibu Sarie Purwadi, Ibu Riris Alfred, Ibu Intan Hengki, Ibu Yoyon Toni, Ibu Dela Hanny Hidayat, Ibu Anantha Priyo, Ibu Windy Suhermanto, pengurus cabang Bhayangkari Jakarta Barat dan pengurus Daerah Bhayangkari Polda Metro Jaya.

Fitri Idham Azis mengatakan, saat dikunjungi Bhayangkari Metro Jaya dan Ketua Cabang Bhayangkari Jakarta Barat Brigadir Taufik sudah dalam keadaan membaik.

“Kondisi Brigadir Taufik sudah sadar tetapi belum bisa diajak berkomunikasi,” kata Fitri sembari memberi dukungan dan doa kepada Brigadir Taufik agar lekas pulih dan kembali bertugas.

Dalam kasus ini, kurang dari 24 jam AS berhasil dibekuk di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Saat dilakukan penggeledahan tepanya di dapur AS berusaha melawan petugas dengan mengambil sebilah pisau.

Anggota langsung memberi tindakan tegas dan terukur dengan menembak AS hingga jatuh tersungkur. AS tewas saat perjalanan ke rumah sakit.
(yendhi/sir)