Saturday, 21 July 2018

Eh, Jangan Kesasar Ya?

Selasa, 9 Januari 2018 — 5:20 WIB
puncak

JALAN-JALAN ke daerah Puncak, Bogor Jawa Barat, dari Jakarta sebenarnya nggak jauh. Tapi kalau yang disebut nggak jauh itu ditempu 5-6 jam? Jadi bagaimana ini hitung-hitungan matematikanya?’

Bagi yang biasa, sudah bisa menebak. Oh itu pasti terjebak buka tutup jalan ke arah daerah wisata tersebut. Misalnya, berangkat dari ibukota sekitar pukul 7 pagi, seharunsya bisa tembus paling lama 2 jam. Begitu seharusnya.

Tapi, ketia tiba di gerbang tol keluar Jagorawi, pas benget petugas polisi menutup jalan menuju ke atas, maka kita boleh menghitung berapa jam lagi harus menunggu, pintu dibuka? Oh, terrnyata jam sepuluh,ya? Ayo, sudah berapa jam? Tiga jam ya, bolehlah. Kalau dari Jakarta menuju Puncak masuk Gadog, tiga jam perjlanan.

Nah, ini ada masalah lagi ketika kesasar. Kendaraan yang seharusnya berbelok menuju lokasi, ternyata kebablasan, meluncur ke atas. Mau belok dan turun balik arah? Nggak semudah itu, Bung!

Jadi harus siap-siap menunggu sampai pak polisi mengubah arus balik lagi, yakni jam 12.00. Boleh hitung berapa jam lagi harus menunggu. Atau coba hitung, berapa jam waktu tempuh dari tumah, jika jam 7 pagi? Berapa jam, hitung? Hemm, lima jam ya? Seandainya jalan normal sudah sampai kemana,ya?

Ya, ini bisa jadi nasihat bagi yang buta jalan dan alamat. Sekarang ini kan di tangan ada HP. Minta petunjuk pada Mbah Google. Tanyakan alamat yang dituju, nanti dipandu.

Nah, kalau mau juga bisa cara lama, tanya sama orang atau petugas, karena bisa jadi alamat jalan menuju vila, isalnya, belum masuk peta. Maklum yang namanya villa di Puncak sebegitu banyaknya?

Eh, numpang tanya, kok banyak vila mewah yang baru dibangun tuh. Masih bolehkah kawasan Puncak dibangun? Sory, hanya sekadar bertanya. Mudah-mudahan nggak salah alamat! -massoes