Monday, 10 December 2018

Harga Beras Mahal, Sandi Datangi Rumah Mendag

Selasa, 9 Januari 2018 — 14:19 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (ikbal)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Harga beras membubung tinggi bikin Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno kalang kabut. Buru-buru dia mendatangi rumah Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiarso Lukito untuk meminta tambahan suplai beras‎ agar harga pasar normal kembali.

“Betul tadi pagi saya baru menemuni Pak Enggar di rumah dinasnya untuk minta tambahan kiriman beras,” ujar Sandi di Balaikota, Selasa (9/1). ‎Melalui pertemuan singkat itu, Enggar berjanji akan segera mengirim beras tambahan sebanyak 3 ribu ton dan akan langsung disebar ke seluruh pasar tradisional. Rumah dinas Menteri Perdagangan berada di Jl Sriwijaya, Kebayoran Baru tak jauh dari rumah pribadi Sandi.

“Saya menugaskan Dirut PD Food Tjipinang Jaya dan PD Pasar Jaya untuk mendampingi Pak Menteri pada hari ini juga untuk mengambil beras dari gudang Bulog di Kelapa Gading,” kata Sandi yang ‎berharap harga beras segera normal kembali. “Beras tambahan itu langsung didrop ke seluruh pasar milik PD Pasar Jaya untuk mengendalikan harga yang diyakini dimainkan oleh sejumlah spekulan,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Sandi mengingatkan para pedagang besar dan spekulan agar tidak menahan beras di gudang. “Harap segera diedarkan sesuai aturan agar keberadaan beras tidak langka lagi. Kami juga berkordinasi dengan Satgas Pangan untuk melakukan pemeriksaan di sejumlah pergudangan sembako dan akan menindak tegas pihak yang sengaja menimbun barang,” tandasnya.

Sandi meminta kepada BUMD dan SKPD bidang pangan untuk proaktif memantau perkembangan harga sembako khususnya berat. “Perkembangan harga agar dipantau per jam, untuk mengetahui sejauh mana dampak dari pasokan tambahan 3 ribu terhadap pengaruh harga. Kalau masih mahal, berarti harus ditambah lagi pasokannya,” ujar Sandi.

Salah satu pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Cipinang, M. Sulaiman membenarkan dalam beberapa hari ini harga beras mulai merangkak naik. “Lonjakannya sekitar 10 persen, termasuk beras rakyat yang sebelumnya seharga Rp 10 ribu kini sudah berkisar antara Rp 11 ribu dan Rp 12 ribu. Kalau pemerintah tidak segera turun tangan, dampaknya akan lebih parah lagi,” ujarnya.‎

(joko/sir)