Friday, 27 April 2018

Larangan Motor Lewat Thamrin Dicabut, Polisi Usulkan Terapkan Ganjil-Genap

Kamis, 11 Januari 2018 — 0:24 WIB
Petugas Dishub sudah mulai mencopoti rambu lalulintas tanda larangan motor lewat di Jalan Thamrin (toga)

Petugas Dishub sudah mulai mencopoti rambu lalulintas tanda larangan motor lewat di Jalan Thamrin (toga)

JAKARTA (Pos Kota) – Mengantisipasi kemacetan, pasca dicabutnya larangan sepeda motor melintas di Jalan MH Thamrin – Sudirman oleh Mahkamah Agung (MA), Polda Metro Jaya mengusulkan agar Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) ganjil genap bagi kendaraan bermotor roda dua.

Usulan tersebut disampaikan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra. “Untuk membatasi sepeda motor sama halnya dengan roda empat, yakni ganjil-genap. Itu yang kami harapkan dari gubernur untuk mengeluarkan lagi pergub baru,” katanya, Rabu (10/1).

Kombes Halim meyakini pasca-dicabutnya larangan sepeda motor di Jalan MH Thamrin-Sudirman bakal menambah kemacetan. “Makanya perlu diterapkan aturan ganjil genap bagi sepeda motor,” sambungnya.

lewatg

RAMBU LARANGAN

Sementara itu, meski mendapat pertentangan dari polisi, namun Pemprov DKI Jakarta tetap mencopot larangan motor melintas di Jalan Sudirman-Thamrin. Rambu-rambu itu mulai dicabut petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Dengan demikian, pemotorpun dapat melintas kembali di jalan protokol tersebut. “Hore.. akhirnya motor boleh lagi melintas di Jalan MH Thamrin – Sudirman. Saya senang banget,” kata Yusuf, pengengendara motor.

Pemantauan Pos Kota, sejak pagi sudah pengendara motor yang telah melintas di Jalan Thamrin – Sudirman. “Kan sudah tahu dari media tentang pencabutan larangan kendaraan motor melintas dibatalkan MA. Makanya saya berani masuk Jalan Thamrin,” kata Agung, pengendara.

Sebagaimana diketahui, MA membatalkan Pergub DKI Jakarta Nomer 195/ 2014 tentang Pembatasan Lalulintas Sepeda Motor. Peraturan itu berisi larangan bagi pengendara sepeda motor melintasi Jalan MH Thamrin – Sudirman. (deny/ruh/st)