Sunday, 16 December 2018

Kostrad Gelar Turnamen Tinju Sabuk Emas Pangdivif

Jumat, 12 Januari 2018 — 16:08 WIB
Peserta lomba tinju persiapan pertandingan disaksikan Pangdivif 1 Kostrad serta jajaran. (Angga)

Peserta lomba tinju persiapan pertandingan disaksikan Pangdivif 1 Kostrad serta jajaran. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Dalam rangka mencari bibit unggul petinju nasional, Panglima Divisi Infantri (Divif) 1 Kostrad mengelar turnamen tinju memperebutkan sabuk emas Pangdivif 1 Kostrad.

Panglima Divif 1 Kostrad, Mayjen TNI Ainurrahman mengatakan melihat gairah olahraga tinju di tanah air mulai kurang bergairah, untuk itu Pangdivif 1 Kostrad untuk mengangkat pertinjuan di kanca tanah air menggelar pertandingan nasional tinju dengan peserta dari anggota Divif 1 Kostrad.

“Pertandingan akan dilaksakanakan besok, Sabtu (13/1) sekitar pukul 15:00 Wib di Living World Mall Alam Sutera, Serpong Tangsel. Kegiatan ini juga selain memperebutkan sabuk emas Pangdivif 1 Kostrad juga sekaligus dalam rangka memperingati HUT Divisi ke 52 jatuh pada tanggal 22 Desember 2017,”ujarnya saat memberikan sambutan pembukaan penimbangan para peserta petinju di GOR Kartika Madivif 1 Kostrad Cilodong, Kota Depok, Jumat (12/1/2018) sore.

Perwira Tinggi (Pati) sebelumnya menjabat Kasdivif 2 Kostrad ini mengaku yang akan dipertandingkan terdiri dari dua kelas yaitu Amatir terdiri dari kelas Bantam 54 KG, Kelas Welter ringan 64 Kg, kelas ringan 60 Kg dan kelas Layang 49 Kg.

“Lalu untuk kelas Profesional Mandatory Fight 2018 Versi ATI kelas Bantam 53,5 Kg, kejuaraan tinju memperebutkan sabuk emas Pangdivif 1 Kostrad kelas Welter Yunior 63,5 Kg, kelas profesional Non Title versi ATI (Asosiasi Tinju Indonesia) pusat kelas bulu 57,1 Kg, dan kejuaraan Tinju Profesional Non Title versi ATI pusat kelas bantam junior 52,2 Kg,”bebernya.

Pati jebolan Akmil angkatan 1988 ini mengharapkan  dengan adanya momen ini dapat membangkitkan kepedulian anak bangsa Indonesia untuk mengembangkan dan memajukan tinju Indonesia sehingga dapat memunculkan petinju yang berprestasi tidak hanya nasional juga internasional.

“Olahraga tinju bersumber dari prajurit TNI dan Kostrad bertujuan untuk membangkitkan semangat juang bagi para petinju Indonesia dan Ikon tumbuh kembang tinju nasional,”tutupnya. “Kita minta tunjung sportifitas dan profesional terhadap peserta yang akan bertanding nanti, jangan curang, karena wasit akan bersikap netral.”

Sementara itu yang hadir dalam acara penimbangan peserta petinju, turut hadir Ketua Asosiasi Tinju Indonesia, dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina). (angga/sir)