Tuesday, 11 December 2018

Sorga Oke, Neraka Ogah!

Jumat, 12 Januari 2018 — 5:22 WIB
istri

BANYAK banget jalan bagi wanita atau istri untuk menuju surga. Boleh dikata banyak pintu untuk masuk. Caranya? Ya, tentu saja, sesuai dengan yang diperintahkan agama, bahwa istri harus bisa menjaga kehormatan diri dan suaminya. Istri harus setia dan mendukung apa yang dilakukan sang suami. Jadi, kesuksesan suami karena adanya doa dari istri yang setia dan soleha di belakangnya. Begitu.

Tapi, tentu saja bukan mendampingi suami dengan salah jalan. Misalnya, suami rampok, istri mendukung. Suami korupsi, istri oke. Suami preman, istri juga jadi okem. Suami pengedar narkoba si istri ikutan juga.

Nah, seperti yang terjadi baru-baru ini, suami istri terlibat narkoba. Nyabu bareng di satu hotel. Ini kan nggak bener, Ibu! Celakanya, itu sang suami, katanya ketua partai? Lha, yang jadi pertanyaan bagaimana kalau ketuanya nyabu, itu anak buahnya nanti bisa jadi disuruh jualan narkoba? Nggak bener itu!

Lalu bagaimana ini, jika pemimpin pada konsumsi narkoba? Wah, sulit dibayangkan deh. Nggak ada jawaban yang pas buat mengatakan bahwa ini bisa ditolerir. Ini sudah sangat berbahaya.
Jadi benar jika petugas tegaskan; Ayo perang terhadap nakoba. Katakan No pada narkoba! Beranas narkoba, yes! Nah, semangat ini yang seharusnya sudah ditanamkan pada generasi muda. Jangan sampai mereka coba-coba dekati narkoba. Kalau sudah kebablasan kan berabe?
Kembali pada kiprah seorang istri. Memang diharapkan istri itu selalu manut pada suami. Kemana saja suami melangkah, istri harus ikut.

Pokoknya kalau itu urusan ke sorga hayo ikut! Tapi, kalau ke neraka, jangan mau! Ogah, gitu! –massoes