Monday, 22 January 2018

Wakil Walikota Jakarta Utara Minta Trotoar Yang Dibangun Asal-asalan Dibongkar

Jumat, 12 Januari 2018 — 21:06 WIB
Trotoar yang di urug dengan puing bekas aspal. (wandi)

Trotoar yang di urug dengan puing bekas aspal. (wandi)

JAKARTA (Pos Kota) – Pembangunan trotoar sepanjang Jalan Sindang Terusan, Rawabadak Selatan, Koja, Jakarta Utara dinilai warga terkesan asal-asalan. Sebab dalam melakukan pengukuran pihak Sudin Bina Marga hanya dengan menggunakan bekas galian aspal.

Edi, 45, warga, mengakui trotoar di Jalan Sindang Terusan diurug dengan menggunakan pasir batu (Sirtu) bekas aspal. Edi khawatir nanti tidak dapat menyerap air sehingga akan menimbulan genangan.

“Biasanya pengurukan saluran ini dilakukan dengan menggunakan tanah merah, tapi kenapa di sini diurug dengan sirtu bekas aspal jalanan. Kami khawatir jika ada hujan nanti tidak akan menyerap air,”terang Edi.

Untuk itu warga Rawabadak Utara ini meminta kepada pemerintah segera melakukan pengecekan. Sebab dikhawatirkan seluruh trotoar yang dibangun di wilayah Utara ini menggunakan matrial asal-asalan.

Wakil Walikota Jakarta Utara, Juneadi mengatakan pihaknya akan segera memanggil Kasudin Bina Marga untuk memastikan informasi tersebut. Jika ini benar, dirinya minta agar kembali dibongkar dan diganti dengan urugan tanah dengan tujuan agar dapat menyerap air jika terjadi hujan.

“Saya akan segera panggil Kasudin Bina Marga, dan jika ini benar diurug dengan sirtu bekas aspal saya minta untuk segera diganti. Sebab ini nanti dapat menimbulkan genangan karena tidak dapat menyerap air,”kata Junaedi.

Diakui oleh Wakil Walikota memang saat ini Pemkot Jakarta Utara sedang gencar-gencarnya membuat trotoar untuk kepentingan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Meski begitu dalam pembangunan ini jangan sampai asal-asalan sehingga akan menimbulkan dampak yang kurang baik. (wandi)