Thursday, 18 October 2018

Buat Merchandise Asian Games Sandi Libatkan 25 Ribu UMKM

Sabtu, 13 Januari 2018 — 19:07 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno  (ikbal)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melibatkan pelaku UMKM guna menyemarakkan perhelatan Asian Games Agustus 2018. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut akan menggandeng 25 ribu lebih pelaku UMKM di Jakarta. Mereka akan memproduksi dan mendiatribusikan souvenir dan merchandise yang berkaitan dengan Asian Games 2018.

Sandi mengatakan fokus item yang akan diproduksi adalah kaos, kemeja, jaket dan topi serta souvenir seperti gantungan kunci dan pin.

“Kita ingin melibatkan total 20.000 sampai 25.000 UMKM dari segi distribusinya. Kalau produksinya 300 sampai 350-an. Tapi yang akan ngejual akan banyak sekali. Jadi itu yang akan kita dorong 20-25 ribu UMKM,” katanya di Jakarta Creative Hub, Jalan Kebon Melati nomor 5, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2018).

Sandi menambahkan produksi sudah dimulai dari sekarang sehingga penjualan tidak hanya dilakukan saat Asian Games digelar, tapi juga sebelumnya. Hal ini dilakukan agar hasil produksi dapat terjual lebih banyak dan lebih menggalakkan ajang olahraga terbesar se Asia itu.

Lebih lanjut Sandi menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta akan mendorong UMKM dengan bantuan kemudahan mendapatkan permodalan. Sandi menandaskan permodalan tidak diberi dari Pemprov DKI, namun melalui perbankan.

“Kita selalu hati-hati masalah permodalan. Kita serahkan pada indusri pembiayaan, industri perbankan karena track record Pemprov untuk memberikan pendanaan itu kurang baik. Kita akan dorong dan kita minta perbankannya menjembatani untuk memberikan permodalan,” tandas Sandi.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Provinsi DKI Jakarta, Irwandi mengatakan permodalan akan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM). Irwandi mengatakan pihaknya akan merampungkan kesepatakan itu bersama Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

“Jadi nanti kita dengan LPDB, dana bergulir Kementerian Koperasi, Pak. Mau bikin MoU dengan mereka. Mungkin mudah-mudahan bulan depan sudah bisa direalisasikan,” jelas Irwandi.

Dikatakan Irwandi, pihak kurator akan melakukan tugasnya untuk menyeleksi produk yang akan disebar di pasaran agar kualitas tetap terjaga. Irwandi menyebut pelaku UMKM yang telah bergabung sudah diverifikasi secara keseluruhan.

” Produksi mereka sudah mulai kita akan kurasi minggu ini. Ada tim kurator,” pungkas Irwandi. (ikbal)