Tuesday, 23 January 2018

Jelang Uji Coba, OK Otrip Milik Anies-Sandi Belum Dilirik Warga

Sabtu, 13 Januari 2018 — 13:18 WIB
dokumentasi/julian

dokumentasi/julian

JAKARTA (Pos Kota) – Program integrasi transportasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta OK Otrip masih belum banyak dilirik oleh warganya. Program yang digaungkan Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno sejak masa kampanye pilkada itu masih sepi peminat.

Hal ini terlihat dari penjualan kartu OK Otrip sebagai syarat pemanfaatan program OK Otrip. Humas PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Wibowo mengatakan hingga 12 Januari, penjualan kartu baru mencapai 2.155. Jauh lebih sedikit dibandingkan dengan penduduk ibukota yang diperkirakan berjumlah sekitar 10 juta jiwa.

“Sampai 12 Januari 2018, penjualan kartu OK Otrip mencapai 2.155,” katanya kepada poskotanews.com, Sabtu (13/1/2018).

Kartu OK Otrip sudah diperkenalkan Anies sejak 14 Desember 2017 lalu. Peluncuran kartu tersebut dilakukan di Balaikota Jakarta bersama Direktur Utama PT Transjakarta, Budi Kaliwono.

(Baca: Masih Nego, Operator yang Gabung OK Otrip Minta 3.800 per Kilometer)

 

Hingga kini, PT Transjakarta terus menjual kartu di semua halte Transjakarta di seluruh koridor. Langkah ini dilakukan agar warga lebih mudah mendapatkan kartu tersebut. “Kartu OK Otrip dijual di semua halte Transjakarta,” imbuh Bowo.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan ujicoba program OK Otrip pada 15 Januari hingga 15 April mendatang. Dalam ujicoba tarif yang berlakukan Rp3.500 untuk sekali perjalan. Tarif tersebut lebih rendah dari tarif resmi yang nantinya akan diterapkan yakni sebesar Rp5.000 sekali jalan.

(Baca: Uji Coba OK Otrip, Seminggu Warga Naik Angkot Gratis)

 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan ujicoba dilakukan sebagai implementasi program juga sebagai sosialisasi kepada warga agar memanfaatkan OK Otrip.  ” Ini implementasi sekaligus simulasi dan sosialisasi,” ujar Andri.

Ujicoba program OK Otrip akan dilakukan di empat titik wilayah yakni Warakas, Duren Sawit, Jelambar, dan Lebak Bulus. (ikbal/win)