Monday, 22 January 2018

Layanan Paspor Elektronik di Goes To Mall di Baywalk Diserbu Warga

Sabtu, 13 Januari 2018 — 14:49 WIB
Warga penuhi Layanan Paspor Simpatik yang digelar di Baywalk Mal, Penjaringan, Jakarta Utara. (ilham)

Warga penuhi Layanan Paspor Simpatik yang digelar di Baywalk Mal, Penjaringan, Jakarta Utara. (ilham)

JAKARTA (Pos Kota) – Layanan Paspor Simpatik yang digelar di Baywalk Mal, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/1) diserbu warga. Padahal pelayanan khusus pembuatan paspor elektronik tersebut hanya untuk 100 permohonan per hari.

Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala mengatakan Layanan Paspor Simpatik di Baywalk Mal digelar selama dua hari yakni 13-14 Januari. Sebelumnya pelayanan serupa sudah dilakukan di beberapa tempat di Jakarta.

“Kegiatan ini bertujuan untuk dekatkan diri dengan masyarakat, yang tidak sempat mengajukan permohonan paspor pada saat hari kerja. Dengan dibukanya ini, mereka bisa memanfaatkan waktunya untuk memperoleh paspor,” ucap Cucu.

Ia menambahkan belakangan ini ada tren peningkatan masyarakat yang mengajukan paspor. Menurutnya masyarakat sekarang ini cenderung untuk pergi jalan-jalan ke luar negeri mengingat banyaknya promo tiket murah.

“Kalau dulu kan masyarakat lebih senang berbelanja, nah sekarang jalan-jalan. Dengan adanya kegiatan, antrian online untuk permohonan paspor juga berkurang hampir 50 persen,” sambungnya.

Kepala Divisi Keimigrasian DKI Jakarta Agus Widjaja menambahkan Layanan Paspor Simpatik digelar selama 16 Desember 2017 sampai 21 Januari 2018. Namun demikian pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap program tersebut.

“Bukan tidak mungkin kegiatan ini akan dilakukan rutin ke depannya. Untuk kita akan melakukan evaluasi kegiatan ini, dan bagaimana animo masyarakat,” ungkapnya.

Vanny, 40 salah satu pemohon paspor mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Pasalnya Vonny yang hendak wisata rohani ke Yerusalem pada bulan Maret mendatang, tidak perlu mengurus pada saat hari kerja.

“Saya tahunya dari teman semalam terus langsung ke sini. Saya sampai di sini dapat nomor antrian, sekarang lagi nunggu,” kata warga Bekasi tersebut. (ilham/win)