Monday, 22 October 2018

Petugas Jumantik Kerap Tidak Diterima Warga

Sabtu, 13 Januari 2018 — 22:34 WIB
Nyamuk penyebar demam berdarah.(ilustrasi)

Nyamuk penyebar demam berdarah.(ilustrasi)

JAKARTA (Pos Kota) – Hingga saat ini petugas Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di Jakarta Utara kesulitan memeriksa jentik nyamuk di rumah-rumah warga. Untuk itu ketua RT/RW harus dapat dapat meyakinkan warganya agar mau menerima petugas jumantik melaksanakan pemeriksaan jentik nyamuk.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Jakarta Utara, Junaedi saat menggelar razia sarang nyamuk (PSN) di RW 14, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok.

Menurutnya, ini merupakan salah satu upaya dalam mengatasi mewabahnya nyambuk demam berdarah dengau (DBD). “Saat ini kami terus berupaya mengatasi mewabahnya DBD salah satunya dengan rutin menggelar PSN. Meski begitu petugas kami sering mengalami kendala karena tidak semua pemilik rumah memperbolehkan dilakukan pengecekan, jika mereka nanti digigit nyamuk DBD kita yang disalahkan,”kata Junaedi, Sabtu (13/1).

Makanya kedepan dirinya berharap kepada seluruh pengurus RT/RW sama-sama mendukung program ini. Selain itu seluruh warga juga diharapkan ikut berperan aktif memperbolehkan petugas melakukan pengecekan di rumahnya.

Ketua RW 14, Susanto Widia Atmaja, menuturkan, wilayahnya terdiri dari 8 RT dengan jumlah 350 jiwa. Meski begitu pihaknya secara rutin menggelar aksi bersih-bersih lingkungan.
Ketua RW ini juga minta kepada warganya melakukan gerakan 3M Plus (menguras, mengubur, menutup) plusnya memakai obat nyamuk dan memakai kelambu saat tidur. Dengan cara ini dirinya yakin ngamuk tersebut tidak akan menggigit. (wandi)