Wednesday, 24 October 2018

Taman Sepanjang 2,5 Kilometer di Kolong JLNT Ciledug-Tendean

Sabtu, 13 Januari 2018 — 18:42 WIB
Satgas Sudin Kehutanan Jaksel menanam berbagai jenis pohon di kolong fly over JLNT Ciledug-Tendean di Jl Ciledug Raya, Pesanggrahan. (Rachmi)

Satgas Sudin Kehutanan Jaksel menanam berbagai jenis pohon di kolong fly over JLNT Ciledug-Tendean di Jl Ciledug Raya, Pesanggrahan. (Rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah sempat gersang, Suku Dinas Kehutanan (Sudinhut) Jakarta Selatan menanam tanamanĀ  di kolong fly over JLNT Ciledug-Tendean. Panjangnya berkisar 2,5 kilometer dari total 9,3 Km jalur busway layang itu.

Pantauan di lokasi, personil Satuan Tugas (Satgas) Sudinhut Jaksel tengah menanam berbagai jenis pohon di Jalan Ciledug Raya, Pesanggrahan. Selanjutnya tananam itu disiram sehingga terlihat segar. Begitu pula tanah merah yang sebelumnya kering kerontang.

“Lumayan jadi terlihat asri, ketimbang lahan ini kosong jadi mata sepet ngelihatnya,” kata salah satu Satgas Sudinhut Jaksel, Sabtu (13/1/2018).

Kepala Sudinhut Jaksel, Yuswardi menjelaskan pihaknya sejak awal bulan mulai membenahi kolong FO busway layang Ciledug-Tendean dengan menanam berbagai jenis pohon seperti Telo-telo, Pacing, Pilo dan Anjuang.

“Kami hanya akan menanam sekitar 2,5 Km di kolong FO JLNT Ciledug- Tendean. Karena sebagian lahan ada yang sudah disemen,” ujarnya.

Adapun pepohonan yang ditananam di jalur khusus itu bukan hasil pengadaan Sudinhut Jaksel, tapi sebagian dari kebun pembibitan dan sisanya dari taman-taman lain yang rimbun (kanibal). Mengingat sejak 2 tahun terakhir, saat itu Gubernur Ahok melarang pengadaan tanaman dan mewajibkan untuk memanfaatkan dari kebun pembibitan. (Rachmi)