Monday, 23 April 2018

Terkait Sengketa Pilkada, Ini Desakan Jaksa Agung ke MK

Sabtu, 13 Januari 2018 — 9:10 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi

Gedung Mahkamah Konstitusi

JAKARTA (Pos Kota)  – Terkait sengketa Pilkada, Jaksa Agung M Prasetyo mendesak Mahkamah Konstitusi (MK) untuk tidak hanya mensyaratkan selisih suara Pilkada,  tapi hendaknya diperluas kepada proses mendapatkan suara.

“Jadi,  meski perbedaan selisih suara (antar Peserta Pilkada 2018) tinggi,  tapi cara mendapatkannya banyak permasalahnnya,  tentu harus diuji di MK, ” kata Prasetyo memberi alasan,  di Kejaksaan Agung,  Jumat (12/1).

Dia beragumentasi hal dimaksud, karena ingin mendapatkan pimpinan yang betul-betul  sehingga dipertanggungjawabkan di segala aspek, mulai  moralitasnya,  kompetensi,  integritas hingga kapasitasnya.

“Jadi tentunya,  saya pikir ini pemikiran dari saya, maka seyogyanya harus menerima permintaan atau gugatan atau keberatan ketika memang ada indikasi penyimpangan pada saat perolehan suaranya. Meskipun katakanlah selisihnya tinggi sehingga tidak mungkin bisa diterima. Tapi kalauperolehan suaranya diragukan kenapa tidak, ” ujarnya. (ahi/win)