Sunday, 22 July 2018

Belajar Sambil Bermain, Ratusan Anjal Diberi Vaksin Difteri

Minggu, 14 Januari 2018 — 8:24 WIB
Polsek Metro Tamansari bekerjasama dengan RSUD Tamansari memberikan vaksinasi difteri (yendhi)

Polsek Metro Tamansari bekerjasama dengan RSUD Tamansari memberikan vaksinasi difteri (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Peduli dengan anak jalanan [Anjal] sekaligus sukseskan program pemerintah Polsek Metro Tamansari bekerjasama dengan RSUD Tamansari memberikan vaksinasi difteri terhadap 100 anak jalanan di Taman Fatahillah Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat.

Ratusan anak jalanan yang diasuh oleh Yayasan Tri Kusuma Bangsa tersebut diberikan pengetahuan tentang bahaya dari penyakit difteri yang telah memakan korban jiwa. Setelah mendapat pemahaman mereka langsung diberi suntikan difteri secara gratis. Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu (13/1/2018) sore.

difteri

“Kesulitan kami karena saat itu tidak semua anak jalanan mau diberikan vaksin difteri. Tapi setelah kami berikan pemahaman tentang bahaya akan penyakit difteri mereka mau diberikan vaksin,” kata Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Erick Frendriz, dalam keterangannya, Minggu (14/1/2018).

Dalam kesempatan yang sama, sesuai arahan Kapolrestro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi dalam menghadapi fenomena anak menjadi korban tindak asusila dan pedofilia, Polsek Metro Tamansari juga menggandeng Komnas Perlindungan Anak Indonesia yang diwakili dokter Elisabet Santoso, anak jalanan juga diberikan pengetahuan tentang tindakan asusila atau pelecehan seksual.

Pengetahuan tentang aksi tindak asusila dan cara pencegahannya disampaikan melalui sebuah cerita agar lebih mudah dipahami anak-anak tersebut.

“Anak jalanan lebih rawan menjadi korban kekerasan seksual. Untuk itu, kita berikan pemahaman agar mereka waspada. Dengan diajak bercerita mereka akan lebih mengerti,” tutur Erick.

Melalui Bhabinkamtibmas anak-anak juga di himbau agar berhati-hati jika bertemu dengan orang asing atau orang yang tiba-tiba mengajak berbuat hal senonoh atau tidak sopan. Jika mengalami hal tersebut anak-anak diminta berteriak keras dan melaporkan kepada orangtua, kerabat, atau polisi.

Dalam kegiatan peduli Anak Jalanan bertema ‘Belajar sambil bermain’ ratusan anak jalanan juga diajarkan hitung berhitung oleh 10 guru pembimbing sembari bermain. Mereka juga diajak menyanyikan lagu perjuangan dan yel-yel.

(yendhi/sir)