Tuesday, 23 January 2018

Jaksa Arab Saudi: Koruptor yang Masih di Luar Negeri Akan Diekstradisi

Minggu, 14 Januari 2018 — 8:03 WIB
Bendera Arab Saudi.(dok)

Bendera Arab Saudi.(dok)

ARAB SAUDI – Para tersangka koruptor yang tinggal di luar negeri diekstradisi ke Saudi.Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya pembersihan, yang telah berlangsung selama dua bulan dan telah menjaring sejumlah pangeran dan konglomerat.

“Bukti-bukti sedang dikumpulkan menyangkut para “buronan” agar dakwaan terhadap mereka bisa dikeluarkan dan permintaan bisa disampaikan kepada para pemerintah negara-negara asing untuk menyerahkan mereka kepada kerajaan,” kata Jaksa Saud al-Muajab kepada majalah Arrajol dalam wawancara yang diterbitkan pada Kamis (11/1/2018).

Namun sampai saat ini pihak kejaksaan Arab Saudi belum mengumumkan berapa  banyak warga Saudi yang diincar dan di negara-negara mana saja mereka sedang berada.

Seperti diketahui, pasukan keamanan Saudi telah menjaring puluhan tokoh politik dan bisnis yang sebagian besar adalah pangeran, menteri dan mantan menteri. Mereka ditahan di hotel mewah Ritz Carlton di Riyadh atas perintah Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Langkah itu dianggap sebagai perang terhadap korupsi yang meraja lela. Kebijakan ini juga  membantu Pangeran Mohammed memperkuat cengkeraman kekuasaannya setelah pada musim panas mendepak sepupunya sebagai pewaris takhta.

Para pejabat Saudi sedang merundingkan penyelesaian dengan para tahanan. Pihak berwenang mengatakan mereka sedang berupaya untuk menyelamatkan dana sekitar 100 miliar dolar AS, yang merupakan milik negara.

Muajab mengatakan bulan lalu bahwa sebagian besar tahanan setuju menjalani penyelesaian itu agar mereka terhindar dari hukuman sementara para tahanan lainnya kemungkinan akan ditahan selama beberapa bulan lagi.

Muajab mengatakan kepada majalah Arrajol bahwa mereka yang berakhir di pengadilan akan diizinkan untuk menyewa pengacara yang akan membela mereka selama masa penyidikan dan persidangan.(Tri)