Saturday, 20 January 2018

Rencana Kehadiran Presiden Jokowi di SUGBK Kejutkan Pelatih Timnas Islandia

Minggu, 14 Januari 2018 — 8:52 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau renovasi SUGBK. (dok)

Presiden Jokowi saat meninjau renovasi SUGBK. (dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Pelatih Timnas Islandia Heimir Hallgrimsson  terkejut dengan rencana  Presiden Joko Widodo untuk hadir dalam laga ujicoba antara timnya dengan timnas Indonesia pada Minggu petang (14/1/2018).

Heimir berharap  laga persahabatan ini berjalan tanpa kendala apapun dan dapat menghibur semua yang hadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Jokowi direncanakan bakal tiba di SUGBK pada pukul 18.00 WIB atau 30 menit sebelum kick-off. Diawali dengan salat magrib,  selanjutnya Jokowi bakal membuka seremoni peresmian SUGBK.

Bahkan Presiden juga dijadwalkan  menyalami satu per satu pemain dari kedua kesebelasan. Setelah itu, lagu kebangsaan kedua negara bakal dikumandangkan.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo akan meresmikan stadion SUGBK yang baru saja selesai direnovasi, sekaligus menyaksikan laga persahabatan antara Tim Nasional Indonesia melawan Islandia.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan laga persahabatan ini juga menjadi ujicoba untuk melihat kualitas pencahayaan, rumput, tata suara, papan skor.

Ia menyebutkan, untuk lighting-nya, SUGBK merupakan  salah satu yang terbaik di dunia, namun akan diungguli oleh stadion (Olimpiade dan Paralimpiade) Tokyo 2020.

“Pencahayaan berkekuatan 3.500 lux atau tiga kali lebih terang dari sebelumnya. Namun karena menggunakan LED lighting system, konsumsi listrik lebih hemat hingga 50 persen dari lampu konvensional dan memiliki kualitas pencahayaan tiga kali lebih baik. Sistem pencahayaan juga terintegrasi dengan sistem tata suara yang berkekuatan hingga 80 ribu watt PMPO,” jelas Basuki seraya menambahkan, tata suara SUGBK lebih baik dari sebelumnya, sehingga pada upacara pembukaan nanti terutama saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya akan lebih dramatis.

Renovasi SUGBK itu menggunakan kursi yang kualitasnya  lebih bagus dengan jenis satu kursi (single seat) dan lipat (flip up), dan telah memenuhi standar aksesibilitas evakuasi. Setiap kursi mampu menahan beban hingga 250 kg dan tidak mudah ditarik sehingga menahan aksi vandalisme.

“Sudah mengikuti standar FIFA dalam aspek keamanan dimana dalam kondisi darurat, dalam waktu 15 menit, stadion sudah harus kosong,” tambah Basuki.

Dengan penggantian jenis kursi yang lebih baik dari sebelumnya yang berupa kursi panjang, menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Stadion Utama Gelora Bung Karno kini mampu menampung  80.000 penonton duduk.(Tri)