Monday, 23 April 2018

Sandi Janji Tambah Area Hari Bebas Kendaraan Bermotor Buat Warga

Minggu, 14 Januari 2018 — 12:46 WIB
Selama 4 jam warga berolahraga di JLNT Antasari yang ditutup saat Antasari Sky Sport sepanjang 4,6 Km mulai Trunojoyo hingga ke TB Simatupang, Jaksel, Minggu (14/1). (Rachmi)

Selama 4 jam warga berolahraga di JLNT Antasari yang ditutup saat Antasari Sky Sport sepanjang 4,6 Km mulai Trunojoyo hingga ke TB Simatupang, Jaksel, Minggu (14/1). (Rachmi)

JAKARTA  (Pos Kota) –  Wagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno berjanji akan menambah area hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) sebagai sarana olahraga bagi warga.

Untuk pertama kalinya, warga bisa berolahraga saat HBKB di JLNT Antasari sepanjang 4,6 kilometer mulai Trunojoyo hingga ke TB Simatupang.

“Saya berharap pemanfaatan JLNT Antasari ini menjadi oase bagi warga untuk bisa berolahraga santai serta mempersatukan warga khususnya di Jaksel,” kata Sandi di sela-sela Antasari Sky Sport (ASS) di JLNT Antasari, Minggu (14/1).

Sebelumnya diakui Sandi, warga mendesak area publik JLNT Antasari dapat digunakan sebagai salah satu titik HBKB di Jaksel, selain yang selama ini menyebar di Mampang Prapatan, Sisingamangara, Setiabudi dan Tebet.

 
sepeda-14

Anggota Bike Club Pinang Indah (BCPI) berfoto bersama usai Antasari Sky Sport (ASS) di JLNT Antasari, Jakarta Selatan, Minggu (14/1/2018). (ist)

Dengan penambahan lokasi HBKB, ia berharap warga Jakarta dapat hidup lebih sehat dengan rajin berolahraga. Berbeda dengan HBKB di Mampang yang disesaki pedagang kaki-5, ASS steril dari serbuan pedagang. Mereka diatur berjualan di halaman kantor Walikota Jaksel.

“Namun untuk HBKB di Antasari ini ada sedikit evaluasi saat di bawah dan turun yang menyumbat traffic jalan. Saya akan tugaskan jajaran terkait untuk mengaturnya lebih baik,” pungkas Sandi.

Johan, warga Petogogan senang dengan ASS dan berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan. “Kami warga Petogogan tentu saja senang karena bisa nyantai sejenak dan berolahraga bersama dengan keluarga, teman-teman dan tetangga di JLNT Antasari. Nggak perlu lagi ke Mampang apalagi ke Sudirman,” katanya. (Rachmi/Tri)