Tuesday, 24 April 2018

Wanita Remaja Ditipu Pria Kenalan Medsos

Minggu, 14 Januari 2018 — 10:46 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Seorang wanita masih remaja ditipu pria baru kenalan lewat media sosial; facebook di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pelaku baru ditangkap petugas, Minggu (14/1/2018) pagi.

“Sebuah telepon genggam raib dibawa pelaku, namun tak lama kemudian pria tersebut berhasil dibekuk polisi setelah dipancing petugas kepolisian,” tegas Kasubag Humas Kompol Suyatno.

Kini tersangka Diki Prasetya, 22, warga Kemayoran, dibekuk polisi saat mau menjual barang hasil kejahatan di Pasar Cempaka Putih, dari tangannya disita telepon genggam milik korban Aulia Fahira Nova,18, warga Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu, menceritakan awalnya korban ini berkenalan dengan pelaku lewat akun Facebook Kamis (11/1) lalu selanjutnya korban oleh pelaku diajak coffe darat bertemu di salah satu tempat jual makanan di Jl Suprapto.

Setelah janjian akhirnya wanita berusia muda ini datang mau menemui pria yang baru dikenal lewat jaringan Facebook. Wanita itu setibanya di salah satu tempat jual makanan akhirnya korban bertemu dengan pria yang belakangan diketahui penipu.

Setelah ngobrol sambil minum, tiba-tiba pria tersebut kemudian meminjam telepon genggam si wanita itu dengan alasan menelepon teman biar ngumpul. Karena tidak curiga, akhirnya wanita menyerahkan.

Karena korban curiga dan mengetahui kalau ia ditipu pria yang baru dikenal itu, wanita asal Cengkareng, kemudian melapor kejadian itu ke Mapolsek Cempaka Putih, setelah wanita itu dibuatkan berita acara pemeriksaan, petugas kemudian melacak pelaku.

Berkat kesiapan polisi, akhirnya polisi berhasil membekuk pria tersebut setelah petugas menghubungi no kontak HP si korban. “Awalnya polisi mengontak no tersebut dan diketahu kalau pelaku ada di sekitar Pasar Cempaka Putih, tak pelak lagi polisi berhasil menangkap pria itu,”kata Suyatno.

Dari hasil BAP, pria warga Kemayoran itu kemudian mengakui perbuatannya. “Pelaku berhasil dibekuk karena polisi menggunakan alat yang dipakai hingga terdeteksi keberadaan si pelaku,”papar satu petugas.

(silaen/sir)