Friday, 21 September 2018

Presiden Bolehkan Menteri Main Dua Kaki, Ini Alasannya

Rabu, 17 Januari 2018 — 21:05 WIB
Presiden Joko Widodo (rihadin)

Presiden Joko Widodo (rihadin)

JAKARTA (Pos Kota) –Ibarat permainan, Presiden Joko Widodo membolehkan menterinya bermain dua kaki. Alasannya masa baktinya sebagai anggota kabinet tinggal setahun, sehingga tidak mengganti Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang kini juga sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

“Kalau ditaruh orang baru, ini belajar paling tidak enam bulan, kalau enggak cepet bisa setahun untuk menguasai itu,” kata Presiden Jokowi terkait jabatan rangkat yang kini disandang Airlangga Hartarto, Rabu (17/1).

Menurut Presiden, di Kementerian Perindustrian, Airlangga Hartarto memang menguasai dan mengerti betul yang berkaitan dengan konsep makro industri. Selain itu juga menyiapkan strategi industri hilirisasi ke depan seperti apa.

“Jangan sampai kita tinggal waktu seperti ini kita ubah. Ini Kementerian yang juga tidak mudah,” terang Jokowi.

Presiden membenarkan bahwa sebagai menteri Perindustrian Airlangga yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Golkar akan dipertahankan. “Tadikan sudah saya sampaikan, sudah disampaikan jelas gitu kok,” ujar Presiden.

Terkait posisi Idrus Marham yang menjadi Menteri Sosial dan juga masih menjabat sekjen partai, Jokowi mengatakan proses di Golkar belum selesai. Karena itu dia menyarankan bertanya langsung ke ketua umumnya.(us)