Wednesday, 21 November 2018

Terkait Dugaan Penggelapan Tanah, Sandi Penuhi Panggilan Polda Metro

Kamis, 18 Januari 2018 — 12:46 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno penuhi panggilan Polda Metro Jaya.(yendhi)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno penuhi panggilan Polda Metro Jaya.(yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan penggelapan tanah di Tangerang Selatan.

Sandi tiba di gedung Ditreskrimum pada pukul 12.15 WIB mengenakan kemeja batik merah mengendarai mobil Toyota Innova hitam didampingi kuasa hukum dan ajudannya.

Namun, Sandi masih enggan berkomentar banyak ketika dicecar pertanyaan oleh wartawan. Hanya terlihat beberapa kali melemparkan senyum. “Nanti ya statement setelah pemeriksaan,” kata Sandi, Kamis (18/1/2018).

(Baca: Polisi: Nama Sandi Uno Disebut dalam Laporan Tersangka Penggelapan Tanah)

 

Selain itu, ia mengaku tidak membawa berkas apapun untuk menghadapi pertanyaan dari penyidik. “Saya tidak bawa apa-apa,” kata Sandi singkat dan langsung memasuki ruang penyidik.

Seperti diketahui, Sandiaga akan dimintai keterangan terkait dugaan penggelapan sebidang tanah di Curug, Tangerang Selatan, yang terjadi pada 2012 silam.

Dalam laporan Fransiska Kumalawati Susilo yang diberi kuasa oleh Edward Soeryadjaja dan Djoni Hidayat, tidak hanya Sandi yang menjadi terlapor namun rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi juga dilaporkan.

Dalam perkembangan kasus ini Andreas lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan di Polda Metro Jaya.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Andreas nama Sandiaga turut disebut.
(yendhi/sir)