Monday, 22 October 2018

Soal LGBT, DPR Bantah Pernyataan Ketua MPR

Minggu, 21 Januari 2018 — 13:42 WIB
Gedung DPR/MPR

Gedung DPR/MPR

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Ketua Badan Legislasi DPR, Firman Soebagyo, menyatakan bahwa Rancangan Undang-Undang Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) dan pernikahan sesama jenis belum dibahas di DPR RI.

Penegasan ini sekaligus membantah pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, yang juga Ketua MPR, bahwa ada lima partai yang setuju LGBT.

“Ada lima fraksi yang sudah menyetujui (UU LGBT), perihal tersebut tidak benar,” tegas Firman kepada pers , Minggu (21/1/2018).

Menurut Firman menjelaskan, seluruh fraksi menolak RUU itu masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas). Baik itu prolegnas prioritas maupun prolegnas jangka menengah.

Sebab, pembahasan RUU itu sangatlah berhati-hati dalam memutuskan sebuah RUU untuk dapat dibahas atau tidak.

“Tetapi DPR belum bergeming atau merespons desakan itu, dan Baleg melihat bahwa RUU tentang LGBT sensitivitasnya tinggi apalagi Indonesia negara yang mayoritas muslim penduduknya dan tidak semudah itu meloloskan sebuah RUU yang akan membuat suasana gaduh,” tandasnya.

“Karena dalam penyusunan RUU, kami tidak bisa diintervensi oleh siapapun dan dari negara manapun. Oleh karena itu agar berita yang telah ditulis yang dikutip dari pernyataan Ketua MPR (Zulkifli Hasan) tidak meresahkan masyarakat dengan tegas kami sampaikan kepada publik bahwa DPR RI belum ada rencana pembahas RUU LGBT, apalagi sudah ada 5 fraksi yang sudah menyetujui,” tambah politikus Partai Golkar itu.

Saat ini Panitia Kerja (Panja) Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) memang tengah menggodok revisi UU KUHP. Salah satu isu yang mengemuka dalam pembahasan itu adalah perlunya pasal yang mengatur soal pelarangan atas perilaku LGBT.

Sebelumnya Zulkifli saat mengatakan, saat ini sudah ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) berkembang di Indonesia. Namun Zulkifli enggan menyebutkan nama-nama partai politik yang fraksinya mendukung LGBT tersebut.

“Di DPR saat ini dibahas soal undang-undang LGBT atau pernikahan sesama jenis. Saat ini sudah ada lima partai politik menyetujui LGBT,” kata Zulkifli di Kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jalan Raya Sutorejo, Mulyorejo, Surabaya, Sabtu (20/1/2018).

Terkait ini, Menteri Agama, Lukman Hakim Saepudin juga kaget atas pernyataan Ketua PAN tersebut.
(*/sir)