Wednesday, 21 November 2018

Polda Sumatera Utara Menembak Mati Tiga Tersangka Narkoba

Senin, 22 Januari 2018 — 20:40 WIB
Wakpolda Sumut Brigjen Agus Andrianto memaparkan pengungkapan bandar sabu jaringan internasional

Wakpolda Sumut Brigjen Agus Andrianto memaparkan pengungkapan bandar sabu jaringan internasional

MEDAN (Pos Kota)- Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengungkap peredaran narkoba jenis sabu jaringan internasional. Tiga bandar sabu tembak mati. Petugas menyita barang bukti 3 kg sabu.

Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Agus Andrianto kepada wartawan di RS Bhayangkara Medan, Senin (22/1), mengatakan ketiga tersangka terpaksa ditembak mati karena mencoba kabur dan melawan petugas saat ditangkap.

Disebutkan Agus, tersangka Baktiar M Isa dan Ismuhar, keduanya penduduk Aceh dan Sobirin, penduduk Riau merupakan anggota jaringan narkoba Malaysia,Pekanbaru, Medan dan Aceh.

Awal terungkap, sebut Agus, pada Jumat (19/1) lalu di Jalan Letda Sujono, Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara petugas mendapat informasi masuknya narkoba ke Medan. Lalu, personel dari Ditresnarkoba Polda Sumut menggeledah satu unit mobil Avanza BK 1132-UL.

Dari lokasi, petugas menangkap Baktiar dan Ismuhar serta 1 kg sabu. “Namun, kedua tersangka berusaha kabur saat hendak dibawa petugas untuk pengembangan. Tak hanya itu, kedua pelaku juga melawan. Akhirnya, petugas mengambil tindakan tegas,”ungkap Agus.

Kemudian, petugas melakukan pengembangan dan meringkus tersangka Sobirin. Dari dalam mobil sedan Mitsubishi Lancer warna hitam bernomor polisi BA-1961-LA yang dikemudi oleh Sobirin petugas menyita 2 kg sabu.

Begitu juga, saat akan ditangkap, tersangka Sobirin melawan dan melarikan diri. Petugas terpaksa menembak mati tersangka “Total barang bukti yang disita 3 kg sabu, 6 unit HP dan sebuah kotak dus,”tutup Agus. (samosir)