Thursday, 15 November 2018

Karena Saling Bersaksi, Jampidsus: Berkas Tiga Tersangka Dilimpahkan Serentak

Rabu, 24 Januari 2018 — 8:40 WIB
Kejaksaan Agung

Kejaksaan Agung

JAKARTA – Kejaksaan Agung bersikukuh tiga tersangka kasus Kondensat yang merugikan negara sebesar Rp38 triliun harus dilimpahlan secara bersama oleh Polri demi kepentingan hukum.

“Mereka kan harus saling bersaksi. Bagaimana proses penuntutannya bila para tersangka tidak dihadirkan lengkap, ” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Adi Toegarisman saat dikonfirmasi, di Kejagung.

Adi yang juga Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) ini meyakini tim penyidik dapat melimpahkan berkas tiga tersangka secara bersamaan.

“Berkasnya sendiri sampai kini belum kita terima, ” ucapnya.

Permintaan pelimpahan tahap dua ini sebagai tindak lanjut pernyataan sikap berkas lengkap (P 21), Rabu (3/1). Namun, pelimpahan tahap dua tak kunjung dilakukan,, karena tersamgka Honggo Wendratno (Direktur PT TPPI -Trans Pacific Petrochemical Indotama) bersembunyi di Singapura.

Dua tersangka lain, yakni Raden Prijono (Kepala BP Migas) dan Deputi Financial Ekonomi dam Pemasaram Djoko Harsono.

BATALKAN PASPOR

Kaburnya tersangka ke luar negeri bukan hal baru. Hal itu sudah dilakukam oleh Zarima, Sjamsul Nursalkm, Djomo Tjandra dan La Nyala Mattaliti. La Nyala sendiri, belakangan, perkaranya tidak dapat dibuktikan.

Namun, mereka dapat dipulangkan ke tanah air dengan membatalkan paspor mereka.

“Seharusnya, hal serupa diberlakukan terhadap tersangka Kondensat sshongga tidak ada kesan tebang-pilih, ” kata Koordinator Masyarakat Anto Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman, secara terpisah. (ahi/sir)