Saturday, 22 September 2018

Indonesia Pertamakali Ikut AG Tahun 1951 di India, Hanya Meraih 5 Medali Perunggu

Rabu, 31 Januari 2018 — 8:56 WIB
ilustrasi

ilustrasi

INDONESIA pertama kali mengikuti Asian Games ketika pesta olahraga multi event bangsa-bangsa Asia itu dilangsungkan di New Delhi, India, 4-11 Maret 1951.

Asian Games New Delhi diikuti 491 atlet dari 11 negara, yakni Afghanistan, Burma, Ceylon/Srilangka, India, Indonesia, Iran, Jepang, Nepal, Filipina, Singapura, dan Thailand. Asian Games pertama ini secara resmi dibuka Presiden Rajendra Prasa di Stadion Nasional Dhyan Chand, dengan memperebutkan 169 medali emas dan mempertandingkan enam cabang olahraga: atletik, akuatik (renang, loncat indah, dan polo air), bola basket, balap sepeda (jalan raya dan trek), sepak bola , dan angkat besi.

Kontingen Merah Putih pada keikutsertaan Asian Games pertama di New Delhi menorehkan prestasi menduduki peringkat ketujuh. Kontingen Indonesia mendapatkan lima perunggu.

Prestasi terbaik Merah Putih di Asian Games, terukir ketika pesta olahraga multi even bangsa-bangsa Asia itu digelar di Jakarta pada tahun 1962. Tim Merah Putih selalu hadir mengirim kontingan ikut Asian Games.

Asian Games 1962 adalah Asian Games yang ke-4 dan dilangsungkan dari tanggal 24 Agustus 1962 sampai 4 September 1962. Sebanyak 1.460 atlet berlaga, datang dari 16 negara, dengan mempertandingkan 15 cabang olahraga.

TIDAK MENGUNDANG

Pada Asian Games 1962 ini, Indonesia sebagai tuan rumah tidak mengundang tim dari Israel dan Taiwan yang merupakan anggota Federasi Asian Games, untuk menghormati negara-negara Arab dan Republik Rakyat Tiongkok. Sebenarnya Indonesia kala itu menyalahi undang-undang Asian Games Federation.

Indonesia sebenarnya terikat janji akan mengundang delegasi dari tiga negara yang kala itu tidak memiliki hubungan diplomatik, yaitu Israel, Republik China atau Taiwan dan Korea Selatan. Tapi karena desakan politik sehingga Indonesia tetap menghadirkan tiga negara yang sebenarnya jadi anggota negara-negara Asia itu.

Indonesia sukses menempati peringkat kedua. Kontingen Merah Putih menorehkan 21 emas, 26 perak dan 30 perunggu. Prestasi tertinggi yang pernah dicapai Indonesia dan sama sekali belum pernah disamai hingga sekarang.

Kini kesempatan Indonesia untuk dapat mengulang prestasi terbaiknya ada di depan mata, dengan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Harapan besar pun kembali diharapkan di pundak atlet-atlet Indonesia untuk mengukir prestasi tertinggi dengan masuk 10 besar Asia. Semoga target tercapai demi mengangkat harkat dan martabat bangsa.
(prihandoko/bu)