Sunday, 23 September 2018

Menaker Dorong Pekerja Formal ke Qatar

Rabu, 31 Januari 2018 — 15:12 WIB
Menaker M. Hanif Dhakiri.(Ist)

Menaker M. Hanif Dhakiri.(Ist)

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, mengisyaratkan mendorong penempatan pekerja migran Indonesia sektor formal ke Qatar untuk menyiasati moratorium ke Timur Tengah.

“Sekarang kita hunting job-job dan semi skills skill atau professional yang tersedia di sana,” ujar Menaker Hanif di Jakarta, Rabu (31/1), menanggapi adanya regulasi baru bagi pekerja migran di negara Qatar, Timur Tengah. “Benar, sebelumnya (30/1) saya menerima kunjungan Duta Besar RI dari Qatar, Marsdya (Purn) Basri Sidehabi yang menginformasikan regulasi baru itu.”

Regulasi baru Pemerintah Qatar, ia menjelaskan, adanya perlindungan bagi pekerja pengemudi, tukang kebun, dan pekerja domestik (asisten rumahtangga), serta penerapan 10 jam kerja setiap hari dan adanya libur sehari dalam sepekan.

Karena itu, kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan pihaknya juga akan mengecek dan mensinkronkan UU Indonesia dengan regulasi Qatar yang baru tentang pekerja migran dan ketentuan yang ada di Indonesia.

“Jika hal ini membawa dampak yang baik kepada tenaga kerja Indonesia baik dari segi perlindungan maupun finansial, Kemnaker akan mendorong penempatan tenaga kerja Indonesia ke Qatar terutama pada sektor formal karena untuk sektor domestik masih moratorium.,” ujarnya.

(rinaldi/sir)