Thursday, 16 August 2018

Harga Tiket Dipertimbangkan

SUGBK Jadi Markas Persija

Rabu, 31 Januari 2018 — 9:16 WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno

Stadion Utama Gelora Bung Karno

JAKARTA – Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade pertimbangkan soal kemungkinan naiknya harga tiket jika pihaknya menjadikan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai markas tim Ibu Kota itu.

SUGBK bakal dijadikan kandang Persija untuk melakoni sejumlah laga sepanjang musim 2018-2019 karena tidak bisa lagi menggunakan Stadion Patriot, seperti musim lalu.

Pasalanya, stadion yang terletak di Bekasi Kota itu sedang dalam proses renovasi jelang perhelatan Asian Games 2018. SUGBK pun menjadi salah satu opsi bagi tim besutan Stefano ‘Teco’ Cugurra sebagai venue untuk melakoni laga kandang di sejumlah laga di ajang Piala AFC dan Liga 1, musim depan. Hanya saja, biaya yang dikeluarkan Persija untuk menyewa lapangan di SUGBK jauh lebih besar ketimbang di Stadion Patriot.

PENYESUAIAN

Artinya, akan ada penyesuaian mengenai harga tiket untuk menghindari defisit keuangan Persija. Berdasarkan informasi yang dihimpun Pos Kota, harga tiket termurah Persija Jakarta saat berlaga di Stadion Patriot adalah Rp 50.000.

Saat ditanya mengenai kemungkinan naiknya harga tiket, Gede masih mempertimbangkan soal besaran kenaikan harga tiket yang akan terjadi saat tim Macan Kemayoran berlaga di SUGBK.

“Kita lihat saja nanti. Kalau menurut Anda, perlu dinaikkan gak? Karena apa, harga sewanya itu 10 kali lipat. Dulu cuma 50 juta, sekarang 540. Dulu jaminannya 15 juta, sekarang 1,5 miliar. Saya hampir 17 tahun mengelola sepak bola. Jakmania salah satu suporter yang teredukatif untuk diajak bicara, tidak semuanya, tapi sebagian besar. Saya nyaman dengan Jakmania. Tujuan saya megang Persija cuma satu, Jakmania. Kalau Jakmania gak puas, ya saya mundur,” tegas Gede.
(junius/bu)