Wednesday, 19 December 2018

Gubernur Lampung Ikut Main Film

Kamis, 1 Februari 2018 — 7:43 WIB
Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo (nomor 2 dari kiri) bersama para pemain dan sutradara film Keira.(ali)

Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo (nomor 2 dari kiri) bersama para pemain dan sutradara film Keira.(ali)

JAKARTA- Film psikologis Keira yang mengambil lokasi suting di berbagai destinasi wisata di provinsi Lampung, mendapat dukungan penuh dari gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo. Bahkan, gubernur ikut menjadi aktor dalam film yang disutradarai Harry Dagoe Suharyadi itu.

“Saya udah grogi duluan, padahal scene saya belum suting. Tapi saya pastikan ikut, karena saya berharap film ini nantinya bisa membantu untuk meningkatkan sisi pariwisata Lampung. Mimpi saya menginginkan Lampung setara dengan Bali dan Lombok. Kebijakan strategis Lampung salah satunya adalah pengembangan pariwisata dalam bentuk apapun, khususnya melalui jalur kreatif industri media film layar lebar seperti ini,” urai Muhammad Ridho Ficardo yang berperan sebagai anggota polisi.

Sementara itu, Harry Dagoe, sang kreator menjelaskan, selama 17 hari mereka akan suting di beberapa pusat wisata kebanggaan Lampung, mengangkat konten dan kearifan lokal.

“Saya mencoba memadukan genre threller psikologis dengan sentuhan wisata. Kita mengerjakan seni kreatif di tempat yang menyenangkan sehingga Insya Allah melahirkan karya yang menyenangkan pula serta bermanfaat bagi banyak pihak dan banyak orang,” ungkap Harry Dagoe.

Dalam film tersebut, dia memplot aktris mungil dan sintal, Angelica Simperler menjadi gadis Lampung berkepribadian ganda bernama Keira.

“Ada tujuh karakter yang harus dimainkan Angelica akibat dari peristiwa tragis dalam keluarga yang disaksikannya saat masih kecil dan berdampak traumatik dalam dirinya. Keira bisa menjadi sadis, agresif, berdarah dingin, emosional dan sebagainya. Apalagi ada Ray Sahetapi dan Djenar Ayu, karakter mereka sangat kuat,” jelas pembesut film Sunya ini.

Semua aktor-aktris film Keira kini tengah melanjutkan proses suting. Angelica harus naik-turun bus dan berpindah-pindah dari lokasi satu ke lokasi lain. “Untungnya di sini nggak gitu macet, jadi kita bisa cepat ngambil adegan,” terang Harry Dagoe.

“Iya, tapi gue yang kecapean he he. Apalagi kostum bisa cepat berubah karena pergantian karakter. Lumayan repot deh, tapi seneng banget, ini kepercayaan sekaligus tantangan luar biasa,” ungkapnya.

Selain Angelica, Ray Sahetapi, Djenar Ayu dan gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, film produksi Rumah 7 itu juga dibintangi oleh Tiga Setia Gara, Gebriella, Rocky Jeff, Erlando Saputra, Ferly Putra, Artha Pratama, Yan Wijaya, dll. (ali/d)