Friday, 16 November 2018

Gerhana Tanggung Bulan

Jumat, 2 Februari 2018 — 5:08 WIB
gerha

FENOMENA alam yang luar biasa. Inilah yang ditunjukan oleh Yang Maha Kuasa, gerhana bulan langka. Langka karena kejadiannya berselang ratusan tahun. Bayangkan kalau seratus lima puluh tahun baru ada lagi? Nah, kalau semalam itu ada peristiwa gerhana bulan luar biasa, nggak ikutan nonton, rugi bandar dong?

Begitu juga Bang Jalil. Ini kesempatan emas, dia pun menyaksikan proses terjadinya gerhana langka tersebut. Super moon, blue moon, blood moon!

“ Jadi Bapak nonton gerhana di mana semalam?” Tanya sang istri.

“ Bapak kan tugas, nggak bisa ke mana-mana. Ya, nonton di TV kantor lah,” ujar Bang Jalil.

“ O, kirain di Monas?” ujar sang istri.

Bang Jalil tersenyum,dia ingat ada peristiwa bersejarah di taman Monas tersebut. Dia dan istrinya pertama kali bertemu di situ. Dulu ketika Jakarta Fair ada di Monas. “ Bapak dulu beliin kerak telor buat ibu?” kenang sang istri.

Kenangan indah yang masih sang istri ingat, yakni ketika kebetulan bulan sedang purnama. Di Monas itulah, Bang Jalil memuji sang istri ; ” Wajahmu seperti bulan purnama, indah!”

“Sekarang wajah ibu masih kayak bulan nggak, Pak?” tanya sang istri.

Bang Jalil nggak menjawab. Dia malah menyeruput kopi yang disediakan sang istri. Bang Jalil nyengir; “Kayaknya Ibu lupa kasih gula, ya?” Tanya Bang Jalil sambil meringis.

“ Nggak lupa. Bapak yang lupa kasih uang belanja?” kata sang istri.

“ Wah, maaf Bu. Lagi tanggung bulan? “

“ Ah, kenapa bulan disalahin?” kata sang istri, “ Udah Bapak juga jangan dekat-dekat, Ibu lagi datang bulan!” -massoes.