Monday, 19 November 2018

Kadis Dikbud Kampanyekan Anti Bullying

Jumat, 2 Februari 2018 — 13:53 WIB
Ratusan siswa SD Dharma Karya UT Pamulang saat kampanye anti bullying. (anton)

Ratusan siswa SD Dharma Karya UT Pamulang saat kampanye anti bullying. (anton)

TANGERANG – Guru maupun staf pengajar dan orang tua murid harus selalu diberikan pemahaman maupun pengertian terhadap anak anak agar secara terus menerus mengkapanyekan anti bullying karena akan sangat mengganggu kenyamanaN belajar serta mengajar di lingkungan sekolah dan sepermainan.

“Tentunya penjelasan atau pemahanan yang diberikan ke anak-anak menggunakan bahasa yang dapat dipahami mereka seperti tidak boleh mengolok-olok dan memusuhi teman sepermainan serta sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Taryono, didampingi Kepsek SDN Dharma Karya UT, Satrio Setiawan di Pondok Cabe Udik, Pamulang, Jumat (2/2/2018).

Kegiatan kampanye anti bullying yang dilaksanakan di sekolah ini tentunya sejalan dengan program pemerintah maupun Pemkot Tangsel untuk kepentingan masyarakat banyak guna menghindari masalah dikemudian hari. Terlebih sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk tumbuh serta berkembang.

Menurut dia, peranan orang tua, kepala sekolah, guru dan staf pengajar tentunya sangat penting dalam upaya pencegahan atau menjamin rasa aman serta nyaman bagi seluruh anak di sekolah dan lingkungan sekitar. Sehingga perkembangan anak usia SD ini dapat terus meningkat hingga dewasa nanti. “Saya berharap program atau materi anti bullying yang dilaksanakan di SD Dharma Karya UT Pamulang dapat dicontoh sekolah lain di Tangsel maupun seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ditambahkan Kepsek SD Dharma Karya UT, Satrio Setiawan, sekolah tidak hanya sebatas tempat bagi anak-anak belajar akademik namun dapat menjadi tempat belajar bersosialisasi dan tumbuh kembang anak menuju remaja dan dewasa di masa mendatang.

“Dengan beragam latar belakang suku, budaya dan agama tentunya kami mengedepankan suasana kekeluargaan dan kenyamanan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah ini,” ujarnya.

(anton/sir)