Sunday, 21 October 2018

Wanita Ditemukan Tewas Kaki Terikat Diduga Korban Perampokan

Jumat, 2 Februari 2018 — 23:11 WIB
Kapolsek Cengkareng Kompol Agung B Leksono  ikut angkut jasad korban

Kapolsek Cengkareng Kompol Agung B Leksono ikut angkut jasad korban

JAKARTA – Kapolsek Cengkareng Kompol Agung B Leksono mengatakan, Maryati (56) yang ditemukan tewas dengan kaki dan tangan terikat di kamar kontrakannya Jalan Kapuk Metro Gang Jambu, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (2/2/2018) kuat dugaan adalah korban perampokan.

“Ini masih dugaan kuat (dirampok-red),” kata Agung saat ditemui di lokasi usai ikut menggotong jenazah menuju mobil ambulan.

Seperti diketahui, saat ditemukan korban dalam keadaan tertelungkup dengan tangan terikat tali plastik kuning dan kaki terikat kain selimut. Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah luka akibat benda tumpul di tubuh korban.

“Sementara itu kami memang menemukan ada luka benda tumpul di tengkuknya. Lalu luka lebam ditemui juga di tangannya. Mengenai masalah, barang korban ada yang hilang masih didalami,” tutur Agung.

Sitti Suhartini (50) keponakan korban, mengaku syok saat dirinya mengetahui Maryati telah tewas dalam kamar kontrakannya, dalam kondisi tangan terikat tali rafia kuning dan kaki terikat handuk.

Sitti mendapat informasi dari polisi korban (Maryati) diperkirakan sudah tewas tadi malam pada Kamis (1/2).

“Ditemukan warga sini (Jalan Kapuk Metro) itu ya sore tadi sekitar jam empat sore temukan si Maryati tewas,” katanya.

Sementara menurut Hurhasanah (45) korban sering mengenakan sejumlah emas berlebihan. “Emasnya itu gede-gede kalung, gelang, anting lengkap deh mas. Kan bisa mengundang juga,” kata Nur saat ditemui dikediamannya tidak jauh dari rumah korban.

Saat dilakukan olah tempat kejadian perkaran (TKP) sejumlah harta yang menempel di tubuh korban diketahui telah raib. Polisi masih mengumpulkan sejumlah alat bukti sementara korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. (Yendhi/b)