Friday, 21 September 2018

JPK Dukung Cak Imin Maju Cawapres

Selasa, 6 Februari 2018 — 10:14 WIB
Sejumlah pemuda yang tergabung dalam JPK mendeklarasikan dukungan untuk Cak Imin. (joko)

Sejumlah pemuda yang tergabung dalam JPK mendeklarasikan dukungan untuk Cak Imin. (joko)

JAKARTA – Ratusan pemuda yang tergabung dalam Jaringan Pemuda Kerakyatan (JPK) menggelar deklarasi mendukung Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai calon wakil presiden (Cawapres) 2019.

Deklarasi dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu-lagu nasional yang berlangsung di salah satu gedung bersejarah di Jl Kali Pasir, Menteng, Jakpus.

Ketua panitia, Eman Suparman menyatakan bahwa pemuda harus melek politik. “Pemuda yang melek politik harus ikut mengintervensi suksesi kepemimpinan nasional. Pemimpin muda kerakyatan harus diusung oleh kaum muda. Dengan mengusung tokoh muda, maka problem rakyat yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah akan dapat diatasi,” ujarnya diamini ratusan undangan yang membentangkan spanduk dukungan untuk Cak Imin.

Ketua JPK Haryanto menambahkan bahwa Cak Imin merupakan tokoh muda yang berprestasi dan sarat pengalaman. “Cak Imin punya bekal pengalaman yang baik antara lain pernah menjadi wakil ketua DPR RI dan Menteri Tenaga Kerja. Cak Imin juga aktif membela TKI, kaum buruh, petani, dan nelayan, serta melindungi pasar tradisional dari serbuan pasarr modern supermarket,” tandas Haryanto.

‚ÄúSetelah kami amati, Cak Imin merupakan tokoh muda kerakyatan. Pantas diusung sebagai cawapres untuk kemakmuran bangsa sesuai harapan rakyat Indonesia,” ujar Haryanto.

Sikap kerakyatan Cak Imin sungguh terbukti saat dirinya dengan lantang meminta Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, untuk memperhatikan tiga hal penting dalam pengembangan pertanian meliputi subsidi, stabilitas harga, dan infrastruktur,” jelasnya.

Acara yang digelar sangat sederhana ini cukup mendapat dukungan dari warga sekitar. Sejumlah ibu-ibu sejak pagi sibuk memasak singkong, jagung rebus, dan gorengan untuk suguhan pada acara tersebut. Saat penutupan, peserta yang mayoritas adalah kawula muda kompak meneriakkan yel-yel untuk pemimpin muda kerakyatan ‘Hidup Cak Imin’.

(joko/sir)