Tuesday, 21 August 2018

Suami Dijual ke Tante Girang, Istri Sendiri Juga `Ngompreng`

Rabu, 7 Februari 2018 — 7:34 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

INI sungguh keluarga kelewat rusak dari Surabaya. Suami bernama Handoyo, 40, dijual ke tante girang. Tapi dia sendiri, Astrid, 35, justru menawarkan tubuhnya untuk lelaki hidung belang dengan syarat boleh mengajak suami untuk main bertiga.

Sertiap keluarga selalu mengharapkan menjadi keluarga sakinah, yang mawadah warahmah. Tapi tak semuanya bisa mencapai target. Banyak traktor yang mempengaruhi, antara lain karena urusan perekonomian tak berbanding lurus dengan harapan. Misalnya, pengin banyak harta, justru banyak utang.

Keluarga Handoyo–Astrid yang tinggal di Sidotopo Surabaya seperti itu kondisinya. Sejak suami terkena PHK, praktis jadi pengangguran. Utangnya numpuk ada di mana-mana. Untuk menutupi defisi tanggaran, terpaksa harus memutar otak. Sebab penghasilan Astrid sendiri sebagai baby sitter sungguh tak memadai.

Kebetulan Handoyo ini bertampang lumayan, bodi juga atletis. Astrid mempunyai ide agar suaminya mau jadi gigolo yang melayani para tante girang. Ternyata, karena kepepet dia tak menolak ide gila istrinya. Jadilah Handoyo ditawarkan dengan harga Rp 500.000,-sekali kencan tanpa dipungut Pph 15 %.

Dengan cara seperti itu, pendapatan dan keuangan keluarga mulai membaik. Tapi Astrid tak puas juga.

Dia ingin mendongkraknya dengan cara ikut menawarkan dirinya kepada lelaki hidung belang dengan sistim satu paket. Maksudnya, bila mau pada dirinya harus mau pula dengan suaminya. Maksudnya, main thre in one gitu, kayak mobil lewat Jl. Thamrin dulu.

Demikianlah, berulang kali suami gigolo dan istri ngompreng itu terus menjalankan debutnya. Sampai kemudian ketahuan pihaklain, karena ada istri seseorang yang melaporkan suaminya jadi langganan Astrid. Makapolisi pun bergerak, suami istri ini ditangkap.

Main kok sampai bertiga, memangnya naik becak? (JPNN/Gunarso TS)