Friday, 19 October 2018

Salah Tangkap, Wanita Terjaring Operasi di Danau Sunter Bukan PSK

Kamis, 8 Februari 2018 — 9:06 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA – Puluhan wanita yang terjaring dalam operasi di sejumlah kafe di pinggiran Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara disinyalir salah tangkap. Belakangan mereka merupakan bukan pekerja seks komersil (PSK).

Kuasa hukum Koperasi Pembina Profesi Olahraga Perairan, Meivrie Nirahua mengatakan pihaknya menyesalkan pernyataan yang menyebutkan perempuan terjaring razia di Danau Sunter sebagai PSK .

” Terkait tuduhan puluhan wanita di lokasi ini yang disebutkan PSK semua tidak benar, hal ini didasarkan pada fakta setelah di titipkan ke panti sosial Cipayung dan melewati beberapa proses di sana mereka dibebaskan dengan predikat mereka bukan WTS seperti yang disampaikan saat razia,” ujar Meivrie.

Ia menyebutkan dampak dari pemberitaan yang menyebutkan mereka sebagai PSK banyak dari para pekerja yang tidak melanjutkan pekerjaan mereka sebagai pelayan warung dan toko di kawasan Danau Sunter tersebut.

“Bahkan salah satu korbannya menyebutkan anaknya tidak mau bersekolah lagi karena malu orang tuanya disebut WTS. Ke-41 orang ini menjadi waiters sebagai kerja sampingan, tapi pekerjaan utama mereka karyawan perusahaan dan pelayan toko,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Jumat (19/1) hingga Sabtu (20/1) jajaran Pemkot Administrasi Jakarta Utara didampingi pemangku kepentingan melakukan operasi razia gabungan dan mengamankan sedikitnya 32 wanita di warung dan kafe pinggir Danau Sunter.

Razia tersebut dimaksudkan untuk memberantas peredaran narkoba dan minuman keras yang dikeluhkan oleh warga sekitar terkait dan merupakan bagian dari penataan yang dilakukan Pemkot Jakarta Utara menjelang dilaksanakannya Festival Danau Sunter pada akhir Februari ini.
(yahya/sir)