Monday, 20 May 2019

Tiga Pria Nyabu, Ditangkap

Kamis, 8 Februari 2018 — 16:24 WIB
Dirnarkoba kombes Abrar

Dirnarkoba kombes Abrar

LAMPUNG – Petugas Subdit I dan Subdit II Reserse Narkoba Polda Lampung, mengamankan tiga pengedar narkoba jenis shabu-shabu dan pil ekstasi yang beroperasi di Kota Bandar Lampung, di dua tempat berbeda.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol. Abrar Tuntalanai mebenarkan, petugas Subdit I dan Subdit II Ditresnarkoba Polda Lampung telah berhasil mengamankan tiga pengedar berikut barang buktinya berupa, shabu-shabu dan pil ekstasi di Markas Ditresnarkoba Polda Lampung.

“Ketiga pengedar yang diamankan yakni, Ansori, Adriansyah dan Andri ketiganya merupakan warga Bandar Lampung,”kata Abrar Tuntalanai.

Menurut Abrar Tuntalanai, tersangka Ansori ditagkap oleh petugas Subdit II Ditresnarkoba Polda Lampung di jalan Pangeran Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung. Sedangkan Adriansyah dan Andri ditangkap oleh petugas Subdit I Ditresnarkoba Polda Lampung di daerah Lempasing, Kabpaten Pesawaran.

Saat diintrogasi, tersangka Ansori mengakui perbuatannya. Selama setengah tahun beroperasi tersangka telah empat kali menjual shabu-shabu dan pil ekstasi kepada pelanggannya yang berada di seputaran Kota Bandar Lampung.

“Saya beli sabu-sabu dari bandar yang sama seberat 10 gram seharga Rp 10.300.000,-. Shabu-shabu itu kemudian saya pecah menjadi paket kecil dan saya jual Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per paketnya, biasanya shabu-shabu habis terjual selama 7 hari hingga 8 hari dan saya mendapat untung dari hasil penjualan tersebut sebesar Rp 1.700.000,-,”ujar Ansori saat di hadapan petugas.

Hal serupa juga diakui oleh tersangka Adriansyah. Dia membeli shabu-shabu seberat 10 gram dari seorang bandar seharga Rp 10.200.000,-, kemudian shabu-shabu itu dipecah menjadi paket kecil yang dijual seharga Rp 200 ribu per paketnya dan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan sebesar Rp1 juta.

“Kasusnya masih dikembangkan untuk mengetahui siapa pemasok shabu-shabu dan ekstasi tersebut. Sedangkan mengenai barang bukti, dari tersangka Ansori diamankan shabu-shabu sekitar 8 gram dan 15 butir ekstasi berikut timbangan digital. Dari tersangka Adriansyah dan Andri hanya shabu-shabu seberat 8 gram dan timbangan,”ungkap Abrar Tuntalanai.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka bakal dijerat Pasal 114 sub Pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukuman 20 tahun penjara.

(koesma/sir)