Thursday, 27 June 2019

Tumbangkan Tiongkok 3-2

Tim Bulutangkis Puteri Indonesia Maju ke Perempat Final Piala Beregu Asia 2018

Jumat, 9 Februari 2018 — 9:04 WIB
Fitriani berhasil tumbangkan tunggal utama Tiongkok Chen Yufei 16-21, 21-12, dan 21-15.(dok)

Fitriani berhasil tumbangkan tunggal utama Tiongkok Chen Yufei 16-21, 21-12, dan 21-15.(dok)

MALAYSIA – Tumbangkan tunggal utama Tiongkok Chen Yufei di babak penyisihan Grup Z, Fitriani antar tim Indonesia maju ke perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2018 dan bertemu dengan India.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadium Sultan Abdul Halim, Kedah, Malaysia, Kamis (8/2/2018), Fitriani menang dengan skor 16-21, 21-12, dan 21-15. Fitriani pun memberikan poin pertama bagi Indonesia.

Hasil tersebut turut membawa Indonesia menang 3-2 atas Tiongkok dan lolos ke perempat final Kejuaraan Beregu Asia sebagai juara Grup Z.

Dua poin lainnya disumbang dua pasangan ganda putri, yaitu Greysia Polii / Apriyani Rahayu setelah mengalahkan Du Yue / Li Yunhui 21-18, 21-12 dan ganda Della Destiara / Rizki Amelia Pradipta yang berhasil mengalahkan Cao Tong Wei / Yu Zheng 21-14, 21-19, 23-21.

“Kami terakhir kali bertemu sudah lama sekali dan menurut saya memang Fitriani lebih baik dari sebelumnya. Di game kedua, dia lebih mengontrol dari segi kecepatan,” ujar Chen usai pertandingan.

“Di game ketiga, Fitriani kembali bermain cepat sementara pergerakan saya lambat. Hasil ini memang diluar ekspektasi saya,” tambahnya.

Tim putri Tiongkok adalah unggulan kedua di Kejuaraan Beregu Asia. Tiga tunggal putri terbaik Tiongkok tampik di kejuaraan ini. Namun di sektor ganda, para pelapis yang diturunkan. Di atas kertas, Tiongkok lebih diunggulkan dari Indonesia yang ada di urutan ketujuh daftar unggulan.

Optimis

Sementara itu  Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti, mengaku optimis tim putri Indonesia mampu menaklukkan India.

Dalam pertandingan yang digelar Jumat siang ini (9/2/2018), Susy tidak menampik jika sektor ganda jauh lebih kuat dibanding tunggal. Namun, peraih emas Olimpiade 1992 Barcelona ini menilai kejutan sangat mungkin terjadi di lapangan.

“Harus optimis, nggak boleh pesimis, kan pertandingannya belum mulai. Jangan takut kalah, hasilnya kan belum tahu. Banyak prediksi yang tidak terjadi di lapangan, jadi all outsaja. Kalau sudah mati-matian, apa pun hasilnya kita bisa terima,” ujar Susy, dalam keterangan tertulisnya.

Dalam pertandingan hari ini, lanjutnya, Fitriani kembali turun sebagai tunggal putri pertama yang akan berhadapan dengan peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Pusarla V. Sindhu.

Di partai kedua, Greysia Polii/Apriyani Rahayu bakal menghadapi ganda putri andalan India, Ashwini Ponnappa/ Sikki Reddy dan Hanna Ramadini yang turun di partai ketiga, berpeluang untuk mencuri kemenangan dari Sri Krishna Priya Kudaravalli.

Sindhu akan kembali turun bermain rangkap di partai keempat bersama Sanyogita Ghorpade. Mereka akan melawan ganda putri kedua Indonesia, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Di partai kelima atau terakhir, Gregoria Mariska Tunjung menjadi andalan Indonesia, berhadapan dengan Rutaparna Panda.(Tri)