Wednesday, 19 September 2018

Korban Tewas di Tanjakan Emen 26, Luka Ringan 10 dan Luka Berat 8 Orang

Sabtu, 10 Februari 2018 — 23:12 WIB
Foto bus terguling di Tanjakan Emen beredar di media sosial.

Foto bus terguling di Tanjakan Emen beredar di media sosial.

SUBANG – Petugas Unit Laka Satlantas Polres Subang dibantu unit rescue Basarnas hingga Sabtu malam ini masih mengevakuasi korban yang terhimpit bus pariwisata yang terguling ditanjakan emen Kampung Cicenang, Desa Ciater, Subang, Jawa Barat.

Polres Subang melansir korban meninggal dunia terus bertambah menjadi 26 orang. Luka ringan 10 orang dan luka berat 8 orang. “Seluruh korban meninggal dunia masih didata,” ujar AKP Udi Sahudi Kasubag Humas Polres Subang.

Kapolres Subang AKBP Moch Joni menyebutkan belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan bus pariwisata dikemudikan Amirudin. “Belum sampai ke sana, sedang kita dalami,” ujar Joni dilokasi kejadian.

Namun menilik keterangan saksi, kuat dugaan bus mengalami rem blong lantaran sempat menyerempet pemotor kemudian keluar bahu jalan menghantam tebing hingga akhirnya terguling.

Korban dievakuasi ke RS Ciereng Subang dan puskesmas terdekat.

Isep, saksi mata menyebutkan sebelum terguling, bus yang datang dari arah atas (Bandung) melaju zig zag saat melaju turun ditanjakan emem.

“Saya pikir mungkin saat emergency itu sopir berusaha mengendalikan laju busnya, namun tetap nyerosot menyerempet pemotor dan banting stir ke kiri menghantam tebing hingga terguling,” jelas warga Ciater itu.

Saking kencangnya benturan penumpang terpental keluar bus dari kaca sebelah kiri hancur. “Wah miris Pak. Tragis banget,” ucapnya sedih.

Warga dan pengguna jalan tanjakan emen secara spontanitasi sempat melakukan pertolongan hingga petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian. Sebagian warga bahkan mengabadikan dengan menguploadnya ke medsos. (dadan/b)