Monday, 17 December 2018

Anies Ingatkan Bawahan Untuk Tetap Bersikap Tegas Tapi Tidak Mengintimidasi

Minggu, 11 Februari 2018 — 12:44 WIB
Anies diantara Pengurus Perguruan Silat Tapak Suci.(ikbal)

Anies diantara Pengurus Perguruan Silat Tapak Suci.(ikbal)

JAKARTA –  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai terdapat makna filosofi yang terkandung dalam ilmu bela diri silat yang harus diadopsi oleh pemimpin di Indonesia.

Menurut Anies pencak silat meskipun menonjolkan sikap keberanian dan ketegasan, namun tetap ada kelembutan dalam implementasinya.

“Pencak silat ini unik, ada kekuatan, ketegasan tapi ada kelembutan dan ketulusan. Kekuatan tidak dimunculkan dengan cara membuat intimidasi. Tetapi kita tahu dengan seni bela diri, pertanahan ditunjukkan dengan lembut tapi kokoh,” katanya di di kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (11/2/2018).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berharap karakter tegas namun tidak intimidatif dimunculkan menjadi ekspresi bangsa Indonesia. Dikatakan Anies, meski berani dan tegas sikap kelembutan harus tetap muncul

“Mudah-mudahan ekspresi pencak silat menunjukkan karatakter bangsa sesungguhnya. Ada keberanian ketegasan namun tidak dimunculkan wajah menakutkan,” tandasnya.

Lebih lanjut Anies juga berharap sikap tegas namun tetap lembut juga dilakukan oleh bawahannya dalam menegakkan peraturan.

Anies mencontohkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Anies meminta dalam penegakan peraturan daerah anggota Satpol PP tetap menunjukkan wajah yang ramah.

“Saya dengar dulu Satpol PP pernah dilatih Tapak Suci. Insya Allah, Satpol PP menegakkan aturan tanpa mengumbar rasa takut. Mereka harus hadir dengan ketegasan tanpa intimidasi,” ujar Anies.

Anies Baswedan mendapatkan Pendekar Kehormatan dari Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Pengukuhan Anies sebagai pendekar dilakukan Ketua Umum Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah Letkol Inf. (purn) M. Afnan Zamhari dan juga Dewan Penasihat perguruan  Amien Rais.

Usai pengukuhan, Anies mengaku merasa terhormat menyandang gelar pendekar itu.

“Saya bersyukur sebuah kehormatan betul-betul kehormatan bagi saya mendapatkan amanat menjadi pendekar kehormatan. Semoga Perguruan Tapak Suci dapat menyiapkan suplai kepemimpinan bagi Jakarta dan Indonesia,” pungkas Anies. (ikbal/tri)