Sunday, 25 February 2018

Jenazah Korban Kecelakaan Tanjakan Emen Mulai Dimakamkan

Minggu, 11 Februari 2018 — 14:28 WIB
Liang lahat korban kecelakaan Tanjakan Emen di TPU Legoso.(cw4)

Liang lahat korban kecelakaan Tanjakan Emen di TPU Legoso.(cw4)

TANGERANG –  Kumandang  takbir ribuan warga dan isakan tangis keluarga, mengiringi pemakanan jenazah korban kecelakaan tanjakan Emen di TPU Legoso.

Jenazah korban yang datang terlebih dulu, almarhum Budi Yunanti, langsung dimasukan ke liang lahat oleh keluarga sambil menunggu jenazah korban yang lain.

“Kami datang ke TPU Legoso untuk menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap keluarga korban, ” ujar Ny.  Erwin,  warga Pamulang,  di TPU Legoso,  Pisangan,  Ciputat.

Ada tiga kerabatnya  yang jadi korban dalam kecelakaan tersebut “Kebanyakan kader PKK di Kel.  Pisangan, “ ujar ibu dua anak asal Pamulang.

(Baca : Jenazah Korban Tanjakan Emen Langsung Dibawa ke TPU Legoso)

Kegiatan pemakaman dilakukan secara bergelombang karena jenazah tidak datang bersamaan setelah di mandikan dan dikafani di RSUD Tangsel.

jenazah pertama korban kecelakaan busAlm.  Budi Yuniati salah satu jenazah pertama korban kecelakaan bus. pariwisata di Subang yang masuk liang lahat massal di TPU Legoso.  (anton) 

 

Bahkan,  tujuh korban jenazah yang tidak dimakamkan satu lubang telah dilakukan secara terpisah oleh keluarganya.

Keluarga Menerima

Kecelakaan lalu lintas di tanjakan Emen Subang,  Sabtu  (10/2/2018) telah diterima dengan ikhlas oleh keluarga masing-masing.

18 jenazah dari total  26 Jenazah asal Ciputat dimakamkan secara massal.   Menurut salah satu pengurus makam Sangiyan (52) tahun, delapan  korban dimakamkan secara terpisah karena permintaan keluarga.

“Yang 18 dimakamkan massal kalau yang 8 terpisah karena permintaan keluarga,” ujarnya. (anton/Cw4/tri)