Monday, 19 February 2018

Dari LP Napi Tipu Hidung Belang

Senin, 12 Februari 2018 — 5:38 WIB
napi

NAPI ternyata hebat ya? Bukan mau memuji sih, tapi memang begitu adanya. Tapi, ya tadi ‘kehebatannya’ dalam hal yang buruk. Kalau nggak jualan narkoba, ya jalan-jalan keluar penjara atau buron!

Ini ada kejutan baru, kalau sebelumnya napi pada bisnis narkoba di dalam Lapas, kini malah ada yang jualan esek-esek, dan dijajakan melalui medsos. Luar biasa! Mereka memajang gambar cewek-cewek cantik, sekaligus tarifnya. “Ayo siapa berani, kalau mau tidur sama mereka bayar sekian juta rupiah!”

Bayangkan saja, ini para napi di dalam lapas, kok bisa- bisanya ya mengatur bisnis pelacuran? Apakah ini yang disebut ‘keberhasilan’ pendidikan atau asuhan dari Lapas, lembaga pemasyarakatan? Ngak tahu, deh!

Jangan senang dulu hai para hidung belang, karena itu semua hanya tipu-menipu. Bahwa ternyata apa yang dilakukan napi germo ini, hanya fiktif. Para cewek yang ditawarkan ternyata tidak ada. Sementara para pelanggan sudah mentransfer uang jutaan, selebihnya hanya gigit jari?

Jadi para hidung belang yang telah membayar dengan uang jutaan, pada manyun. Hasrat seks yang menggebu hilang bersama dengan kekecewaan. Yah, cewek cantik di dunia maya hanya bisa dibayangkan. Sementara mau copi darat, hemm cuma mimpi di siang bolong!

Para hidung belang, beruntunglah! Lho, bagaimana ini, wong ditipu, kok untung?Ya, karena mereka terlepas dari dosa yang lebih besar lagi, terjerumus dalam dunia pelacuran.
Bayangkan saja, sebelumnya para korban telah mengeluarkan uang jutaan? Itu saja sudah rugi. Rugi membuang uang untuk foya-foya.

Coba uang disumbangkan pada orang-orang yang lagi kesusahan karena bencana. Tapi uang yang halal, lho? -massoes